JABAR EKSPRES – Prestasi membanggakan kembali diraih Kepolisian Resor (Polres) Ciamis. Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah, berhasil mencatatkan namanya di kancah nasional dengan menyabet dua penghargaan bergengsi sekaligus pada tahun 2025. Dua penghargaan ini semakin mengukuhkan reputasinya sebagai seorang pemimpin yang inspiratif, inovatif, dan memiliki jiwa kemanusiaan yang tinggi.
Dua penghargaan yang berhasil diraihnya yakni ‘Inspiring Profesional and Leadership Award 2025’ dalam kategori Best Inspiring and Innovative Leader yang diberikan oleh Indonesia Award Magazine, serta ‘Influential Leader Award 2025’ dengan kategori Most Integrity and Social Awareness Leader 2025 dari Pusat Kajian Tokoh-Tokoh Nusantara (Puskatt Nus).
Pemberian penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap dedikasi, inovasi, dan kepedulian sosial yang secara konsisten ditunjukkan oleh AKBP Hidayatullah selama menjalankan tugas kepemimpinannya, baik di Polres Ciamis maupun di berbagai penugasan sebelumnya.
Baca Juga:Sah! Kapolres Ciamis AKBP Hidayatullah Nikahkan Pasangan Pembuang BayiPolres Ciamis Ungkap 21 Kasus Narkoba dalam 3 Bulan, 20 Pecandu Berhasil Direhabilitasi
Ketua Tim Penilai Indonesia Award Magazine, Ketut Abid Halimi, menegaskan bahwa penghargaan yang diberikan bukanlah proses yang mudah, melainkan melalui seleksi yang sangat ketat dengan berbagai kriteria penilaian yang komprehensif.
“Para calon penerima penghargaan dinilai berdasarkan integritas pribadi, rekam jejak digital yang positif, serta kontribusi nyata yang telah diberikan kepada masyarakat. Prosesnya pun sangat detail, di mana setiap kandidat diwajibkan menyertakan minimal 500 link berita positif beserta dokumentasi inovasi yang telah dilakukan, ditambah dengan tujuh testimoni dari berbagai kalangan masyarakat yang dapat dipertanggungjawabkan,” katanya di aula Mapolres Ciamis, Selasa (11/11/2025).
Lebih lanjut, Ketut menambahkan bahwa aspek kinerja selama menjabat dan ketiadaan keluhan publik dari masyarakat juga menjadi pertimbangan utama. Yang menarik, lembaganya menerapkan prinsip fakta integritas, yang berarti jika di kemudian hari sang penerima penghargaan terbukti terlibat dalam suatu kasus hukum, maka penghargaan yang telah diberikan dapat dicabut kembali.
Menurutnya, sosok AKBP Hidayatullah mampu menonjol di antara banyak kandidat berkat keberanian dan sisi kemanusiaannya yang tinggi dalam mengambil keputusan, termasuk keputusan yang tidak lazim namun memiliki nilai sosial yang besar. Salah satu contoh konkret yang sangat menarik perhatian tim penilai adalah tindakan humanisnya dalam menikahkan seorang tersangka kasus pembuangan bayi dengan pertimbangan kemanusiaan yang mendalam.
