Rektor Baru USB YPKP Targetkan 20 Ribu Mahasiswa dan 10 Profesor

Rektor USB YPKP
Ketua Pengurus YPKP, Prof. Dr. Ricky Agusyadi, saat melantik Prof. Diana Sari sebagai Rektor USB YPKP Bandung periode 2026-2030 di Gedung Serba Guna kampus, Jumat (11/9/2026). (DOK/JABAREKSPRES)
0 Komentar

BANDUNG – Prof. Diana Sari, SE., M.Mgt., Ph.D langsung memasang target ambisius usai dilantik sebagai Rektor Universitas Sangga Buana Yayasan Pendidikan Keuangan dan Perbankan (USB YPKP) Bandung periode 2026-2030 di Gedung Serba Guna kampus, Jumat (11/9/2026). Tak tanggung-tanggung, ia menargetkan jumlah mahasiswa tembus 20 ribu orang sekaligus menghadirkan 10 profesor dalam beberapa tahun ke depan.

“Target utama adalah membuat USB YPKP kembali besar (great again), rebound. USB pernah memiliki mahasiswa hingga 20 ribu. Itu menjadi salah satu motivasi saya,” ujar Diana kepada Jabar Ekspres usai pelantikan.

Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran (Unpad) itu menekankan, USB YPKP tidak cukup hanya menjadi kampus unggul. Kampus ini harus tumbuh lebih besar. “Kami harus rebound, harus mampu membuat USB lebih besar lagi. Alhamdulillah sekarang sudah unggul, tetapi kami harus memantaskan diri. Unggul itu seperti apa? Dari segi akademik, penelitian, dan pengabdian masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga:Produksi Lokal Jadi Langkah Baru BYD, Hadirkan Lebih Banyak Pilihan Mobilitas Keluarga di GIIAS Bandung 2026Tel-U Buka Fakultas Kedokteran Berbasis AI, LLDIKTI Apresiasi Perjuangan 12 Tahun

Untuk mewujudkan target tersebut, Diana mengaku membutuhkan dukungan dan kolaborasi banyak pihak, termasuk media, dunia industri, pemerintah, serta alumni. “USB harus terhubung. Kami menyadari tidak bisa bekerja sendiri. Teman-teman media punya peran penting menyebarluaskan hasil penelitian dan pengabdian masyarakat. Kami juga sangat berharap dukungan dunia usaha, pemerintah, dan alumni. Alumni menjadi tulang punggung kami,” harapnya.

Dia berjanji akan lebih menggerakkan peran alumni. “Kekuatan alumni sangat luar biasa. Yang utama adalah masyarakat bisa merasakan dampak nyata dari hasil penelitian, pengabdian, dan pengajaran. Jangan sampai hanya berhenti di ruang kelas,” katanya.

Terkait kerja sama internasional, Diana menegaskan USB sudah memiliki sejumlah mitra di Korea, Malaysia, Thailand, dan negara lainnya. Ke depan, kerja sama itu akan diperluas, termasuk menjajaki Australia. “USB memiliki potensi luar biasa. Kerja sama yang sudah ada akan terus dipertahankan dan ditingkatkan,” katanya.

Sementara untuk target profesor, Diana mengaku telah berkoordinasi dengan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IV. Saat ini terdapat 19 dosen yang menunggu proses kenaikan jabatan fungsional. “Mudah-mudahan bisa mencapai 10 profesor hingga 2030,” harapnya.

0 Komentar