Belum Usai, 19 Korban Keracunan MBG Masih Dirawat di RSUD Lembang

Belum Usai, 19 Korban Keracunan MBG Masih Dirawat di RSUD Lembang
Direktur Utama RSUD Lembang, Muhammad Hidayat. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

Kepala Desa Cibodas, Dindin Sukaya, mengatakan korban berasal dari beberapa satuan pendidikan, mulai dari SD, SMP, hingga SMK.

“Hingga malam tadi sekitar jam 10, ada 115 yang diduga keracunan. Saya standby di lokasi, memantau penanganan bersama puskesmas dan pihak rumah sakit,” kata Dindin.

Menurutnya, sebagian korban hanya mengalami gejala ringan dan mendapat penanganan di puskesmas setempat, sementara yang mengalami gejala lebih berat langsung dirujuk ke RSUD Lembang.

Baca Juga:Janji Gizi Berujung Krisis, Program MBG Kembali Picu Keracunan di Sekolah Bandung BaratPuluhan Siswa SMPN 1 Lembang Diduga Keracunan Usai Santap MBG

“Sebagian bisa ditangani di puskesmas, tapi yang muntah-muntah parah langsung dibawa ke RSUD,” ujarnya.

Hingga kini, penyebab pasti keracunan belum dapat dipastikan. Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat telah mengirim tim ke lapangan untuk mengambil sampel makanan MBG dari sekolah-sekolah yang terdampak. Hasil uji laboratorium diharapkan dapat diketahui dalam beberapa hari ke depan.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program unggulan pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi dan konsentrasi belajar siswa. Namun, di lapangan, pelaksanaannya masih dihadapkan pada berbagai kendala, terutama terkait pengawasan kualitas makanan dan distribusi penyedia katering.

Kasus di Cibodas menjadi kejadian keenam di Bandung Barat dalam dua bulan terakhir. Sebelumnya, kasus serupa juga dilaporkan terjadi di wilayah berbeda, yang sama-sama melibatkan menu dari program MBG. (Wit)

0 Komentar