JABAR EKSPRES – Suasana belajar di SMP Negeri 1 Lembang mendadak panik pada Kamis (23/10/2025) siang.
Puluhan siswa di sekolah tersebut tiba-tiba mengeluh mual dan pusing setelah makan siang dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kapolsek Lembang, AKP Dana Suhenda, mengatakan sebanyak 24 siswa awalnya melaporkan gejala mual dan pusing tak lama setelah menyantap makanan MBG yang disediakan pihak sekolah.
Baca Juga:Harga Pangan Melonjak, Disdagkoperin Jawab Tuduhan Pedagang Soal Pasokan Dicarter MBGDinkes Bandung Barat Tolak Penerbitan SLHS Instan untuk Dapur MBG
“Betul, ada 24 anak yang mengeluhkan mual dan pusing setelah mengonsumsi MBG,” kata Dana saat dikonfirmasi, Kamis (23/10/2025).
Para siswa langsung mendapat penanganan medis dari petugas Puskesmas Jayagiri. Sebagian besar kondisi mereka berangsur membaik, meski beberapa masih menjalani observasi di UKS sekolah.
“Sepuluh anak sudah membaik dan diperbolehkan pulang, sedangkan 14 anak lain masih ditangani di sekolah. Kita terus pantau kondisi mereka,” ujarnya.
Pihak kepolisian bersama tenaga kesehatan masih bersiaga di lokasi untuk memantau perkembangan kondisi siswa dan memastikan tidak ada penambahan korban.
“Kita tetap di lokasi untuk memastikan situasi terkendali dan siswa lain dalam kondisi aman,” tambah Dana.
Sementara itu, laporan terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandung Barat menyebutkan jumlah siswa terdampak bertambah menjadi 29 orang. Dari jumlah tersebut, 26 siswa telah dipulangkan, dua siswa dirujuk ke Puskesmas Jayagiri, dan satu siswa masih dirawat di UKS.
Makanan MBG yang dikonsumsi siswa diketahui berasal dari dapur Yayasan Desa Wisata Quran SPPG Bandung Barat Lembang yang beralamat di Jalan Maribaya No.50, Desa Kayuambon, Kecamatan Lembang.
Baca Juga:Kelewatan! Siswa SDN 216 Sondariah, Kota Bandung Dipekerjakan Antar Ompreng MBGKorban Keracunan Massal MBG Membeludak, Bandung Barat Tempuh Jalur Klaim Resmi ke BGN
Dapur tersebut menyalurkan total 3.904 porsi makanan ke sejumlah sekolah dan posyandu di wilayah Lembang, termasuk SMPN 1 Lembang yang menerima 1.220 porsi pada pukul 10.30 WIB.
Adapun menu MBG yang disajikan terdiri dari nasi putih, ayam betutu Bali, tahu goreng, tumis pakcoy bawang putih, dan pisang.
Hingga kini, penyebab pasti dugaan keracunan tersebut masih dalam penyelidikan. (Wit)
