JABAR EKSPRES – Universitas Komputer Indonesia ( Unikom ) membuat gebrakan baru dengan mengadakan pelatihan pemasaran digital dan Buseness Intelegent.
Ketua Tim Pelaksana PkM, Assoc. Prof. Dr. Rahma Wahdiniwaty, Dra., M.Si mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman baru dalam meningkatkan penjualan Thrifting.
Kegiatan juga berkolaborasi dengan Paguyuban Thrifting Jawa Barat dengan dukungan penuh dari Tim Hibah Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Unikom dan pelaksanaannya pada 18 Oktober 2025 lalu.
Baca Juga:6.000 Pelari Serbu AHY Run 2025, Hadiah 5 Paket Umroh Gratis!PMRI Ungkap Akar Masalah Pemkot Bandung Disebut Rawan Korupsi oleh KPK
Tim PkM melibatkan akademisi dan mahasiswa yang berkecimpung dalam bidang Program Studi Teknik Informatika dan Program Studi Magister Manajemen.
Pelatihan memiliki tujuan untuk membekali para peserta mengenai keterampilan dalam dunia digital yang saat ini sudah sangat berkembang pesat.
Menurutnya pelatihan ini merupakan Hibah PkM yang mendapat dukungan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat.
Dukungan juga dari Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.
‘’Ini juga sebagai wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi,’’ ujarnya.
Untuk peserta berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari anggota Paguyuban Thrifting, penjual online, penjual live, ibu rumah tangga, hingga masyarakat umum.
Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap pengembangan bisnis digital di era teknologi.
Baca Juga:KPK Sebut Pemkot Bandung Rawan Korupsi, Integritas ASN Lemah!Kelewatan! Siswa SDN 216 Sondariah, Kota Bandung Dipekerjakan Antar Ompreng MBG
Rahma mengatakan, pentingnya memahami perubahan perilaku konsumen di era digital, sekaligus menyampaikan materi pertama mengenai Strategi Pemasaran Digital.
Pembicara lainnya Anna Dara Andriana, S.Kom., M.Kom yang merupakan dosen Program Studi Teknik Informatika memberikan materi tentang Iklan (Ads) untuk Pemasaran Digital.
‘’Cara ini adalah paling efektif dan efisien menjangkau target pasar lebih luas melalui berbagai platform berbayar dalam dunia digital,’’ ujarnya.
Sementara pembicara lainnya Gentisya Tri Mardiani, S.Kom., M.Komyang merupakan dosen Teknik Informatika menyampaikan pengetahuan mengenai implementasi Business Intelligence (BI).
Menurutnya, sejauh ini BI dapat membantu pelaku usaha menganalisis data penjualan dan tren pasar. Dengan begitu keputusan bisnis dapat diambil secara lebih terarah.
Sebagai informasi pada sesi praktik peserta diajak menggunakan aplikasi BI sederhana untuk analisis data di marketplace.
