Banjir Kepung Kabupaten Bandung! Tiga Kecamatan Terendam, Air Capai 90 Sentimeter

Warga membawa tabung gas elpiji melintasi banjir yang menggenangi permukiman di Kampung Bojongasih, Dayeuhkol
Warga membawa tabung gas elpiji melintasi banjir yang menggenangi permukiman di Kampung Bojongasih, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jumat (24/10). Hujan yang mengguyur Bandung Raya pada Kamis (23/10) mengakibatkan beberapa kampung di Desa Dayeuhkolot terendam air luapan Sungai Citarum setinggi 40 cm. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bandung sejak Kamis (23/10) sore menyebabkan banjir di sejumlah titik.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, pada Jumat (24/10/25) banjir melanda tiga kecamatan, yakni Bojongsoang, Baleendah, dan Dayeuhkolot.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Bandung, Wahyudin, mengatakan bahwa sebagian wilayah Baleendah sempat tergenang pada Kamis malam, namun air sudah surut pada Jumat dini hari.

Baca Juga:Konser “The Journey Continues by Aloka", Peterpan Berhasil Bawa Euforia Generasi ke GenerasiGubernur Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Pemimpin Percepatan Ekonomi Daerah

“Sebagian kemarin Baleendah sempat tergenang, tapi sudah surut lagi. Sekarang yang masih ada genangan itu di dua kecamatan, Bojongsoang dan Dayeuhkolot,” kata Wahyudin saat dihubungi, Jumat (24/10/2025).

Ia menyebutkan, kondisi di lapangan terus dipantau oleh tim BPBD. Namun hingga sekarang belum ada laporan terbaru mengenai peningkatan debit air.

“Kami tapi tetap standby memantau kondisi di lapangan. Nanti sekitar jam delapan malam akan ada pembaruan data,” ujarnya.

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Bandung, wilayah terdampak banjir di Kecamatan Bojongsoang terdapat di Kampung Cijagra RW 10 dengan ketinggian air 10 hingga 30 sentimeter.

Sementara di Kecamatan Baleendah, banjir terpantau di Kampung Mekarsari RW 19 dan RW 21 dengan ketinggian air mencapai 10 hingga 30 sentimeter.

Adapun di Kecamatan Dayeuhkolot, dua desa terdampak cukup parah, yakni Desa Dayeuhkolot dan Desa Citeureup.

Di Desa Dayeuhkolot, genangan air terpantau di Kampung Babakan Sangkuriang RW 01 dengan tinggi air 80 sentimeter, Kampung Citereup RW 02 mencapai 90 sentimeter, Kampung Cilisung RW 03 dan RW 13 sekitar 60 sentimeter, Kampung Bojongasih RW 04, 05, dan 14 hingga 90 sentimeter, serta Kampung Kaum RW 09, 10, 11, dan 12 dengan tinggi air sekitar 70 sentimeter.

Baca Juga:

Sementara di Desa Citeureup, genangan terjadi di Kampung Leuwibandung RW 1, 2, 3, dan 14 dengan tinggi air mencapai 50 sentimeter, Kampung Lamajang RW 5, 6, 7, 16, dan 17 hingga 40 sentimeter, serta Kampung Sukabirus RW 8, 13, dan 15 dengan tinggi air 30 sentimeter.Adapun di Kampung Cilisung RW 9 tercatat nihil genangan, sementara Kampung Cigempol masih tergenang air setinggi 30 sentimeter.

Wahyudin menegaskan pihaknya saat ini fokus pada pemantauan kondisi dan kesiapsiagaan peralatan.

“Kami masih melakukan monitoring operasional dulu. Nanti data jumlah rumah terdampak akan kami update setelah verifikasi di lapangan,” ujarnya.

0 Komentar