JABAR EKSPRES – Upaya memperkuat arah pembangunan ketenagakerjaan berkelanjutan di Jawa Barat kembali mendapat dorongan baru.
Inovasi Muda, sebuah inisiatif yang berfokus pada pemberdayaan generasi muda dan inovasi sosial, berkesempatan menjadi narasumber dalam Rapat Koordinasi Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja se-Jawa Barat yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Barat.
Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh Kepala UPTD Ketenagakerjaan dari Disnakertrans kabupaten/kota se-Jawa Barat ini menjadi ruang strategis untuk menyamakan langkah dalam menyusun arah kebijakan ketenagakerjaan tahun mendatang.
Baca Juga:Maudy Shanum Mojang Alit Jawa Barat yang Raih Little Miss Friendship Indonesia 2025YEU dan dan Amity Foundation Dorong Sekolah Ramah Lingkungan Lewat Living Water Program
Dalam sesi pemaparannya, Inovasi Muda mendorong pentingnya green jobs sebagai fokus strategis baru di bidang ketenagakerjaan daerah. Isu ini dinilai penting untuk memastikan arah pembangunan ekonomi berjalan seiring dengan transisi menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
“Green jobs bukan hanya isu lingkungan, tetapi peluang ekonomi yang harus dipersiapkan sejak sekarang. Kolaborasi dengan pemerintah daerah, khususnya Dinas Tenaga Kerja, akan mempercepat lahirnya kebijakan dan program yang relevan dengan transisi hijau,” ujar Restu Andini selaku Chairwoman Inovasi Muda
Forum tersebut menghasilkan tindak lanjut konkret berupa penegasan bahwa mulai tahun 2026, program ketenagakerjaan di tingkat kabupaten/kota akan memberikan ruang khusus bagi agenda green jobs. Keputusan ini menjadi sinyal positif bagi perluasan ekosistem kerja hijau yang lebih terarah di Jawa Barat.
Partisipasi Inovasi Muda dalam forum ini juga menjadi bagian dari strategi advokasi kebijakan yang lebih luas untuk membuka peluang kerja sama konkret dengan pemerintah daerah, mulai dari tahap perencanaan program, peningkatan kapasitas SDM, hingga inisiatif bersama di sektor-sektor potensial seperti energi terbarukan, pertanian berkelanjutan, pengelolaan sampah, dan pariwisata hijau.
Pertemuan ini diharapkan menjadi titik awal terbangunnya kolaborasi lintas daerah yang kuat, sekaligus memperkuat peran generasi muda dalam menciptakan masa depan kerja yang berkelanjutan. Dengan komitmen bersama antara pemerintah dan berbagai elemen masyarakat, arah kebijakan ketenagakerjaan di Jawa Barat kini mulai menapaki jalur hijau yang lebih inklusif dan visioner.(*)
