JABAR EKSPRES – Masih berusia 11 tahun, Maudy Shanum Verzaendri, sudah menorehkan jejak yang membanggakan di dunia modeling dan pageant anak. Siswi kelas 6 keturunan Jawa-Sunda ini adalah anak bungsu dari empat bersaudara, dan kini namanya kian dikenal setelah meraih gelar Mojang Alit Pinilih 1 Jawa Barat 2025 sekaligus Little Miss Friendship Indonesia 2025.
Awal Perjalanan: Dari Rasa Penasaran Jadi Panggung Prestasi
Ketertarikan Maudy pada dunia modeling mulai muncul saat ia duduk di bangku kelas 3 SD. Namun, ia baru benar-benar berani mengikuti kompetisi di umur sembilan tahun.
Sejak itu, prestasi demi prestasi berhasil ia raih, mulai dari 2nd Runner Up Putera Puteri Kebudayaan Indonesia 2024, 2nd Runner Up Duta Pariwisata Jawa Barat 2024, Juara 1 Proactive Kids 2025, hingga berbagai gelar fashion show lainnya.
Baca Juga:YEU dan dan Amity Foundation Dorong Sekolah Ramah Lingkungan Lewat Living Water ProgramBukti Nyata Solidaritas Alumni ITB: Bantu Mahasiswa Lewat Zakat dan Infak Gajah di Ultra Marathon 2025
“Aku mulai tertarik didunia modeling itu kelas 3 SD saat umur 8 tahun, tapi mulai berani ikutan lomba-lombanya di umur 9 tahun,” ucap Maudy saat melakukan telepon langsung pada Selasa (2 Oktober 2025)
“Selain mojang alit jawa barat dan little miss friendship Indonesia, sebelumnya aku juga mengikuti berbagai kompetisi seperti 2nd runner up Putera Puteri kebudayaan Indonesia 2024, 2nd runner up duta pariwisata jabar 2024, juara 1 proactive kids 2025, juara 2 proactive kids 2024, juara 1 fashion show competion honda sport motoshow 2024, dan masih banyak lagi,” lanjutnya
Meski awalnya hanya coba-coba mengikuti sekolah modeling bersama sepupu, Maudy justru menemukan kegembiraan sekaligus kepercayaan diri baru.
“Awalnya aku pemalu dan kurang percaya diri, tapi setelah dicoba ternyata aku enjoy di panggung, malah bikin aku makin semangat,” ungkapnya.
Dukungan Keluarga dan Perjuangan Membuktikan Diri
Bakat dan semangat Maudy menekuni dunia modelling muncul dari keinginanya dirinya sendiri, dan sang Ibu mendukung penuh keinginanya.
“Dari keluarga selama itu positif dan baik untuk maudy insyaallah keluarga mendukung dan selalu medoakan maudy. Walaupun ayahnya kurang setuju, tapi maudy selalu gigih ingin menunjukkan kalau maudy itu bisa menjadi kebanggaan ayahnya,” ucap Ibu Maudy saat di telepon langsung pada Selasa, (2 Oktober 2025)
