JABAR EKSPRES – Sebuah truk box bernopol D 8634 DL terperosok ke jurang sedalam 10 meter di Jalan Cihanjuang Rahayu, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jumat (10/10/2025) dini hari.
Kecelakaan tunggal tersebut terjadi sekitar pukul 03.01 WIB di belokan zigzag dekat area pembuangan sampah Cihanjuang Rahayu.
Komandan Regu (Danru) Pemadam Kebakaran (Damkar) KBB, Vani Firmansyah, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga tidak lama setelah kejadian. Begitu tiba di lokasi, tim menemukan truk dalam posisi miring di dasar jurang dengan bagian depan tertanam lumpur.
Baca Juga:Lewat 'Jabar Cerdas', 102 Mahasiswa Berprestasi dapat Beasiswa dari BAZNAS Update Kecelakaan Maut Cijambe Subang: 3 Orang Tewas dan 5 Luka-luka , Lalu Lintas Macet Hingga 5 Kilometer
“Kami menerima laporan sekitar pukul 03.15 WIB, dan langsung menuju lokasi. Setiba di sana, posisi truk sudah di dasar jurang dengan kondisi medan sangat curam dan licin,” ujar Vani saat dikonfirmasi.
Menurut Vani, akses menuju titik truk sulit dijangkau. Jalan setapak menuju dasar jurang sempit, terjal, dan dipenuhi batu serta rerumputan liar. Petugas harus berhati-hati menuruni lereng sambil membawa peralatan evakuasi ringan.
“Kondisinya gelap, penerangan minim, dan kontur tanah labil. Tim kami sempat kesulitan untuk menurunkan peralatan karena risiko longsor di sekitar lokasi juga cukup tinggi,” tambahnya.
Berdasarkan saksi mata di lokasi kejadian, lanjut Vani, truk melaju dari arah Bandung Barat menuju Cimahi diduga hilang kendali saat menuruni tikungan tajam tepat di Cihanjuang Rahayu.
“Kata warga jalan ini memang dikenal curam,” kata Vani.
Petugas gabungan dari Damkar KBB, Polres Cimahi, dan Jasa Marga dikerahkan untuk mengevakuasi kendaraan menggunakan alat berat crane. Namun, proses evakuasi berlangsung lama karena medan terlalu curam untuk menurunkan alat berat ke titik terperosoknya truk.
“Kami masih berkoordinasi dengan Polres Cimahi dan Jasa Marga. Evakuasi berjalan hati-hati karena medan tidak memungkinkan alat berat langsung masuk. Kami pertimbangkan untuk menarik kendaraan secara bertahap dari atas,” tandasnya. (Wit)
