Pihaknya berharap, kondisi ini menjadi penopang perekonomian di desa maupun di kecamatan, bahkan bagi Kabupaten Bandung.
Adapun terkait pasar tumpah, ia sudah membuat surat dan mengundang para kepala desa untuk mengatasi persoalan yang terjadi.
Dari surat yang diterima dari para pedagang, lanjutnya, permintaan jam operasional pasar tumpah dimulai pada pukul 10.00 WIB.
Baca Juga:Xiaomi 15 Ultra, Ponsel Flagship Mewah Punya Kamera Leica 200MPPedagang Pasar Ciparay Pertanyakan Revitalisasi dan Harga Kios, IWPC Gelar Audiensi dengan Pemdes Ciparay
“Yang jelas, dalam waktu dekat akan mengundang para kepala desa perihal jam operasional pasar tumpah,” ungkapnya.
Dari hasil penelusuran ke lapangan, Anjar menyebut sejumlah pedagang pasar tumpah ternyata merupakan pedagang existing yang berasal berbagai wilayah di luar Kecamatan Ciparay.
“Para pedagang pasar tumpah tersebut ada juga pedagang yang berasal dari luar Kecamatan Ciparay. Ada yang berasal dari Pacet, Majalaya, Baleendah, dan di luar Ciparay lainnya,” ujarnya.
“Dalam waktu dekat, kami akan mengundang para kepala desa untuk membahas persoalan yang terjadi. Semoga persoalan tersebut ada jalan keluarnya. Mohon doa dari semua para pedagang,” pungkas Anjar.* (ysp)
