Sprint Race akan digelar Sabtu pukul 14.00 WIB dengan format 13 lap. Sementara balapan utama akan berlangsung Minggu (5/10) pukul 14.00 WIB dengan total 27 lap.
Sementara itu, pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team, Franco Morbidelli, juga sangat menantikan GP Mandalika. Ia bahkan menyebut Mandalika sebagai balapan rumah kedua baginya.
“Rasanya seperti GP kandang sendiri di GP Mandalika ini. Kami sudah ke Jakarta, dan dari sana menuju ke sini,” ungkap Morbidelli dalam konferensi pers Kamis (2/10).
Baca Juga:Demi Harga Diri Bangsa, Timnas Indonesia Dibebani Target Lolos ke Piala Dunia 2026PSG Tundukkan Barcelona Lagi! Luis Enrique Puji Semangat Juang Anak Asuhnya
Musim ini menjadi tahun pertamanya membela tim VR46 milik legenda MotoGP, Valentino Rossi. Morbidelli merasa energi dari publik Indonesia memberi semangat tambahan.
“Kami merasakan antusiasme besar dari publik Indonesia. Banyak pertemuan dengan Pertamina dan fans membuat akhir pekan ini terasa spesial,” ucapnya.
Morbidelli mengakui bahwa antusiasme ini menciptakan tekanan tambahan, namun justru menjadi motivasi untuk tampil maksimal bersama rekan setimnya, Fabio Di Giannantonio.
“Tekanan pasti ada, tapi kami akan berusaha semaksimal mungkin. Saya dan Diggia ingin membawa Ducati kuning tampil optimal di depan publik Indonesia,” tambahnya.
Pembalap asal Italia itu datang ke Mandalika dengan bekal hasil positif. Di seri sebelumnya di Jepang, ia berhasil finis di posisi kelima, itu pencapaian terbaiknya musim ini.
Sebagai bentuk penghormatan untuk tuan rumah, tim VR46 akan menggunakan livery spesial bernuansa batik, dengan warna dominan merah putih yang berpadu kuning neon khas tim.
Dukungan publik dan sentuhan budaya lokal dalam desain motor menjadi penegas bahwa GP Mandalika bukan hanya soal balapan, tetapi juga perayaan antara MotoGP dan Indonesia.
