JABAR EKSPRES – Timnas Indonesia menghadapi tantangan berat dalam putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, secara tegas menetapkan target: skuad Garuda harus lolos ke putaran final.
Target tersebut bukan sekadar ambisi sepak bola, tetapi juga dianggap sebagai simbol harga diri bangsa. Hal ini ditegaskan langsung oleh Ketua Badan Tim Nasional, Sumardji.
“Kita harus lolos. Pak Ketum sudah menyampaikan berulang kali agar yang berada di tim itu betul-betul berjuang dengan sangat keras,” ujar Sumardji kepada awak media.
Baca Juga:PSG Tundukkan Barcelona Lagi! Luis Enrique Puji Semangat Juang Anak AsuhnyaLiverpool Krisis Jelang Duel Kontra Chelsea, Alisson dan Ekitike Dipastikan Absen
Menurutnya, perjuangan menuju Piala Dunia bukan hanya milik para pemain, tetapi juga menjadi tanggung jawab seluruh elemen tim nasional dan federasi.
“Ini harga diri bangsa kita. Makanya kita harus berjuang. Apa pun harus kita lakukan agar bisa lolos ke Piala Dunia,” lanjut Sumardji dengan penuh penekanan.
Namun, persiapan Timnas Indonesia menghadapi dua laga penting di Grup B tidak lepas dari polemik soal wasit yang akan memimpin pertandingan melawan tuan rumah Arab Saudi.
Wasit yang ditunjuk AFC untuk laga tersebut adalah Ahmad Al Ali, asal Kuwait — negara yang masih satu regional dengan Arab Saudi, yaitu Asia Barat.
PSSI menyampaikan keberatan dan telah mengirimkan surat resmi kepada Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) untuk meminta pergantian wasit yang lebih netral.
Hingga saat ini, surat tersebut belum mendapat respons dari AFC. Hal ini membuat kekhawatiran akan potensi ketidaknetralan dalam laga nanti semakin besar.
“Kami ingin wasit yang benar-benar netral. Mungkin dari Eropa atau dari kawasan lain yang tidak memiliki afiliasi regional. Tapi sampai sekarang belum ada balasan dari AFC,” ujar Sumardji.
Baca Juga:Drama Detik Terakhir: Launching Nama Baru Stasiun Cirebon Mendadak Dibatalkan, BT Batik Trusmi Kecewa BeratMbappe Akui Tak Puas Meski Cetak Hat-Trick saat Madrid Pesta Gol ke Gawang Kairat Almaty
Di tengah polemik ini, Timnas Indonesia tetap melanjutkan persiapan untuk menghadapi dua laga krusial, yakni melawan Arab Saudi pada Kamis (9/10) dan Irak pada Minggu (12/10).
Hanya juara grup yang akan lolos otomatis ke putaran final Piala Dunia 2026. Sementara itu, peringkat kedua akan masuk ke babak playoff antarbenua. Tim yang finis di posisi ketiga langsung gugur.
