JABAR EKSPRES – Sebanyak 550 pelaku usaha kecil, pedagang, dan masyarakat umum di Kabupaten Garut mendapatkan tabungan emas gratis dari PT Pegadaian. Fasilitas ini diberikan dalam acara LokaModal (Lokomotif Akses Permodalan) 2025 yang digelar Kementerian UMKM RI di Gedung Pendopo Garut.
LokaModal menjadi sarana strategis mempertemukan pelaku usaha dengan lembaga keuangan konvensional maupun syariah. PT Pegadaian bersama Bank BJB hadir sebagai sponsor utama, menunjukkan dukungan konkret terhadap pertumbuhan UMKM.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Jawa Barat, Dede Kurniawan, menyebut tabungan emas gratis ini ditujukan agar pelaku usaha terbiasa berinvestasi sejak dini.
Baca Juga:Jabar Terancam Darurat Sampah, Bappeda Mangkir dalam Rapat Komisi IDua Perusahaan Besar Siap Investasi di Jabar dan Aceh
“Emas adalah instrumen investasi stabil. Kami ingin pelaku usaha terbiasa menyisihkan hasil usahanya sebagai cadangan dana masa depan,” ujarnya.
Selain itu, Pegadaian juga menghadirkan produk pembiayaan syariah dan konvensional, serta membuka booth dan mobil layanan keliling untuk konsultasi peserta.
Acara turut diisi talkshow permodalan syariah yang dibawakan Epi Rustandi, Pemimpin Cabang Syariah Guntur Garut. Ia menjelaskan skema pembiayaan syariah yang semakin diminati pelaku usaha.
LokaModal 2025 dibuka meriah dengan tarian rampak gendang dan jaipongan. Hadir di antaranya Menteri UMKM RI Maman Abdurahman, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin, Komisaris PT Pegadaian Syafaat Perdana, serta perwakilan lembaga keuangan lainnya.
Dalam sambutannya, Menteri UMKM mengapresiasi dukungan Pegadaian. “LokaModal bukti negara hadir mendukung UMKM. Tabungan emas gratis ini langkah nyata agar UMKM Garut tumbuh lebih cepat dan tangguh,” kata Maman.
Acara ditutup dengan kunjungan Menteri UMKM ke stand pameran produk unggulan lokal. LokaModal 2025 Garut menjadi momentum penting kolaborasi pemerintah, BUMN, dan pelaku usaha untuk menciptakan ekosistem UMKM yang kuat dan berdaya saing.
