JABAR EKSPRES – Upaya serius menekan angka stunting diwujudkan Pemerintah Kecamatan Banjar melalui inisiatif progresif. Camat Banjar, Egi Ginanjar menggandeng para dermawan atau agnia untuk menggerakkan program pemberian makanan bergizi empat sehat lima sempurna secara gratis bagi warga rentan stunting. Program ini baru manyasar 20 warga Desa Balokang dengan makanan yang diantarkan langsung ke rumah sebanyak tiga kali dalam sehari.
Program yang diinisiasi bersama Forum Kecamatan Sehat ini telah berjalan dan direncanakan akan berlangsung secara intensif selama satu minggu penuh. Langkah ini menjadi angin segar bagi keluarga yang anak-anaknya teridentifikasi dalam kategori stunting atau berisiko stunting, guna memenuhi asupan gizi harian yang sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan optimal.
“Kita sudah mengumpulkan donasi dari para agnia untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat rawan stunting berupa makanan empat sehat lima sempurna. Bantuan itu kita berikan sehari tiga kali, langsung diantarkan ke rumah penerima,” ujar Egi Ginanjar, Selasa (30/9/2025).
Baca Juga:Dedi Mulyadi Dorong Program MBG Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat Bukan Keracunan Lagi! 36 Siswa Cipongkor Ternyata Kena Psikosomatik Gegara Trauma MBG
Egi menegaskan bahwa program pemberian makan gratis ini bukan sekadar bantuan karitatif sesaat, melainkan bagian dari strategi jangka pendek yang konkret dalam mendukung upaya sistematis penurunan angka stunting di wilayahnya. Dengan memastikan anak-anak mendapat gizi yang cukup dalam periode tertentu, diharapkan dapat memutus mata rantai masalah gizi kronis tersebut.
“Bantuan ini khusus dari para agnia yang kita kumpulkan dan kita serahkan langsung ke penerima manfaat,” tambahnya.
Ia menekankan bahwa kolaborasi dengan pihak swasta dan masyarakat dalam hal ini sangatlah krusial. Ke depan, Camat Egi berharap partisipasi para agnia atau dermawan dapat semakin meluas. Semangat gotong royong dan kepedulian sosial ini diyakini akan memperkuat dampak program.
“Kedepannya diharapkan banyak agnia-agnia yang lain yang ikut menyumbang untuk program kemanusiaan dalam membantu pencegahan stunting ini,” harapnya.
Sasaran program pada tahap awal ini memang masih terbatas pada dua puluh keluarga di Desa Balokang. Namun, Egi memastikan bahwa ini bukanlah akhir dari perjalanan. Pemerintah Kecamatan telah memetakan rencana perluasan cakupan program ke wilayah lain.
