Selama di Jakarta jarang sekali bertemu orang tua. Pulang kampung hanya setahun sekali. Kerinduan kepada keluarga semakin menjadi. Apalagi melihat orang tua semakin berumur.
“Saya kemudian memutuskan pulang kampung, dan ingin bekerja dekat orang tua,’’ ujarnya.
Namun, keinginannya itu sempat membuat ragu. Sebab, di kampung tidak ada pekerjaan yang bisa menghasilkan kecuali jadi petani.
Baca Juga:Hapus Praktek Pungli, Nabati Rekrut Karyawan Berbasis OnlineZurich Entrepreneurship Siapkan 16.900 Siswa Jadi Wirausaha Muda Tangguh
Alan akhirnya berpikir keras dan mencoba cari jalan keluar untuk kembangkan usaha di kampung halaman yang terkenal kering dan tandus itu.
Melihat potensi kampungnya yang tidak menguntungkan. Alan kemudian menggali terus karakter wilayah Gunung Kidul.
Dalam benaknya tidak ingin jadi petani biasa. Tapi ingin jadi petani yang Sejahtera dan membantu warga di kampung.
Berbagai tanaman seperti, Pepaya California, Anggur, Buah Naga dan Aloe Vera dipelari. Alan bertekad ingin kembangkan. Alan akhirnya putuskan pulang kampung.
Tapi Alan agak nekat. Dia pilih tanaman Lidah Buaya dikembangkan di desanya. Itu pun setelah Alam mempelajari karakter tanaman Lidah buaya ternyata sangat cocok dikembangkan di iklim panas seperti Gunung Kidul.
Tidak itu saja, hasil olahan dari Lidah Buaya alan pelajari. Selain banyak mengandung Khasiat untuk obat herbal. Ternyata tanaman Aloe Vera itu bisa dibuat makanan dan minuman. Atas saran temannya, Alan mencari bibit Lidah Buaya dari Pontianak.
Orang tuanya terkejut ketika pulang kampung. Terlebih Alan membawa banyak bibit Lidah Buaya. Meski agak ragu, namun tekad sudah bulat dan harus berani mencoba.
Baca Juga:Stikom Bandung Wujud Tata Kelola Baik dengan Terima Mahasiswa Baru 2025Bodrex Hadirkan Pasukan Merah Putih untuk Layanan Kesehatan Gratis
“Awalnya sempat ragu, tapi saya tahu bahwa tanaman ini bisa dijual dan saya sudah punya cita-cita jika nanti punya usaha ingin berdampak pada lingkungan,’’ ujarnya.
Kerja Keras yang Membuahkan Hasil
Sikap keras Alan benar-benar dibuktikan dengan memulai usaha dari nol. Awal 2019 Lidah Buaya mulai ditanam.
Setelah besar, Alan mencoba membuat produk minuman dan memasarkannya sendiri dengan dibantu oleh keluarga.
Tidak disangka, minuman yang berasal dari Lidah Buaya tersebut banyak disukai. Selain berkhasiat untuk Kesehatan ternyata minuman Lidah Buaya sangat berbeda dengan minuma sirup pada umumunya.
