JABAR EKSPRES – Dewan Duta Besar Arab dan Kepala Misi Arab di Indonesia menyampaikan kecaman keras atas tindakan agresi Israel terhadap Qatar yang terjadi pada 9 September lalu.
Ketua Dewan yang juga menjabat sebagai Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al-Shun, menyebut aksi tersebut sebagai bentuk eskalasi berbahaya sekaligus pelanggaran serius terhadap hukum internasional, Piagam PBB, kedaulatan negara anggota Liga Arab, OKI, serta prinsip-prinsip perdamaian.
“Ini merupakan eskalasi berbahaya sekaligus pelanggaran nyata terhadap hukum internasional, Piagam PBB, dan kedaulatan negara-negara anggota Liga Arab, Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), PBB, serta prinsip-prinsip perdamaian,” ujarnya.
Baca Juga:5 Cara Ampuh Mengatasi Kurang Tidur agar Tubuh Lebih Sehat dan Bugar10 Ciri-Ciri Kurang Tidur yang Perlu Diwaspadai, Dampaknya Bisa Serius bagi Kesehatan!
Pernyataan itu disampaikan dalam acara The Solidarity Stand With Qatar yang digelar di Jakarta pada Kamis.
Dewan juga menegaskan kembali pernyataan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa Arab-Islam di Doha pada 15 September, yang menyoroti dukungan penuh terhadap Qatar serta kecaman tegas atas agresi Israel. Forum tersebut menekankan pentingnya menjaga keamanan dan stabilitas Qatar, sekaligus menyerukan persatuan dalam menghadapi tindakan Israel.
“Dewan juga menekankan persatuan di belakang Qatar dalam setiap langkah dan langkah yang diambilnya dalam menanggapi agresi Israel yang dilakukan terang-terangan,” lanjut Zuhair.
Menurut Zuhair, Qatar memiliki peran penting sebagai mediator perdamaian di Palestina yang diakui komunitas internasional. Konsistensi negara itu dalam mendorong dialog dan perdamaian global menjadi alasan kuat untuk mendukungnya menghadapi tekanan agresi Israel.
Ia menambahkan, agresi Israel terhadap Qatar bukanlah peristiwa tunggal, melainkan bagian dari rangkaian pelanggaran yang terus berlanjut, termasuk genosida terhadap rakyat Palestina, pendudukan tanah, hingga penolakan akses kemanusiaan.
“Agresi ini bukanlah sebuah insiden yang berdiri sendiri, tetapi kelanjutan dari kejahatan Israel yang masih berlangsung, termasuk genosida terhadap rakyat Palestina, pendudukan tanah Palestina, dan penolakan akses kemanusiaan,” tegasnya.
Dewan Dubes Arab di Indonesia juga menegaskan komitmen solidaritas terhadap Palestina. Mereka menyerukan masyarakat internasional agar segera bertindak menghentikan krisis kemanusiaan, khususnya di Jalur Gaza.
Baca Juga:Kepemimpinan Kang DS Pastikan 200 Ribu Warga Bandung Terlindungi BPJS KetenagakerjaanGempa 6,1 SR Guncang Venezuela, Getarannya Terasa Hingga Kolombia
Selain itu, mereka menuntut adanya langkah konkret untuk meminta pertanggungjawaban Israel atas berbagai pelanggaran dan memastikan perlindungan bagi warga sipil yang terdampak.
