DLH Batal Tutup Limbah Ayam, Warga BIP Tempuh Jalur DPRD Bandung Barat

Alih-alih Lindungi Warga, DLH KBB Malah Bela Perusahaan
Ilustrasi: Peternakan ayam yang kerap dikeluhkan warga karena menimbulkan bau menyengat dan serbuan lalat. Dok Pixabay
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Warga Perumahan Bumi Indah Parahyangan (BIP) RT 05, RW 12, Desa Citatah, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) melayangkan surat resmi ke DPRD KBB.

Langkah itu ditempuh lantaran mereka kecewa dengan keputusan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) KBB yang dinilai plin-plan dalam menangani persoalan limbah peternakan ayam PT Agro Budi.

Ketua RT Perum BIP, Asep Hendra Cipta, menyebutkan hasil musyawarah pekan lalu jelas menyepakati penutupan sementara aktivitas pengolahan limbah. Namun, DLH KBB tiba-tiba membatalkan penutupan dengan alasan perusahaan sudah melakukan perbaikan.

Baca Juga:Real Madrid Bungkam, Raul Asencio Hadapi Dakwaan Penyebaran Video Tak SenonohThierry Henry Desak Arsenal Menangkan Trofi Musim Ini: Waktunya Berhenti Beralasan!

“Ini bentuk kekecewaan kami. Sama seperti dulu, perusahaan janji membeli alat dan limbahnya dibakar. Baunya memang sempat hilang, tapi tidak lama. Lalat tetap menyerbu rumah warga,” tegas Asep saat dihubungi, Minggu (21/9/2025).

Menurut Asep, sikap DLH KBB jelas merugikan warga karena hanya mengandalkan klaim sepihak dari perusahaan tanpa mengecek kondisi nyata di lapangan. Oleh sebab itu, warga meminta DPRD turun tangan agar ada solusi jangka panjang.

“Kami ingin dewan bisa memberikan tindakan nyata sesuai aturan. Jangan sampai bau dan serbuan lalat kembali menghantui warga,” ujarnya.

Nada kekecewaan juga datang dari Ketua RT sebelumnya, Heri Surahman (52). Ia mengingatkan sejak awal warga sebenarnya sudah menolak keberadaan peternakan tersebut pada 2016 lalu.

“Dulu warga jelas menolak, tapi katanya tidak akan ada bau. Faktanya sekarang bau menyengat muncul dan lalat menyerang rumah warga. Janji itu jelas dilanggar,” ungkap Heri.

Diberitakan sebelumnya, puluhan Kepala Keluarga (KK) di Perumahan BIP telah lama mengeluhkan bau menyengat dan serbuan lalat. Kondisi itu diduga berasal dari limbah kandang ayam yang letaknya berada di atas perumahan.

Limbah tersebut mengalir ke lahan milik perumahan hingga menimbulkan bau busuk yang menyebar ke pemukiman.

Baca Juga:Di Tengah Konflik Gaza, Israel Dihujani Seruan Boikot Jelang Piala Dunia 2026Pulang ke Tanah Kelahiran, Mourinho Siap Pimpin Benfica Menuju Era Baru

Salah seorang warga, Edo Simanjuntak (37), menuturkan persoalan bau dan lalat sudah mereka alami sejak awal pindah ke perumahan tersebut.

“Kita di sini sudah sekitar 8 tahun, bau menyengat dan lalat ini ada sejak kami pindah. Ini jelas dari limbah kandang ayam,” kata Edo saat ditemui di Cipatat, Rabu (27/8/2025).

0 Komentar