JABAR EKSPRES – Bupati Bandung Dadang Supriatna meninjau langsung sejumlah rumah yang mengalami kerusakan akibat angin kencang di Desa Soreang, Kecamatan Soreang, Sabtu (20/9/2025).
Monitoring dilakukan bersama jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Sekretaris BPBD Hendra Hidayat, unsur pemerintah kecamatan dan desa setempat.
Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna, menyebut kejadian angin kencang atau puting beliung di Kecamatan Soreang ini baru pertama kali terjadi.
Baca Juga:Angin Kencang Terjang 2 Desa di Ciamis, Puluhan Rumah RusakCuaca Ekstrem Ancam Sumedang, Guyuran Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Berpotensi Timbulkan Bencana
“Kalau di Rancaekek hampir setiap tahun terjadi karena memang jalurnya. Tapi kalau di Soreang, baru pertama kali. Mudah-mudahan tidak terjadi lagi, dan kita sama-sama berdoa kepada Allah SWT, semoga bencana ini tidak terus muncul melanda masyarakat, khususnya di Kabupaten Bandung,” ucap Kang DS di sela monitoring.
Ia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam. Menurutnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah menetapkan Sesar Lembang dalam kondisi siaga satu.
“BPBD Kabupaten Bandung sudah melakukan edukasi kepada masyarakat, terutama di kecamatan yang berpotensi terkena bencana akibat Sesar Lembang. Masyarakat jangan panik. Kita tetap melakukan langkah-langkah pencegahan melalui pelatihan, edukasi, dan sosialisasi,” ujarnya.
Selain itu, Kang DS mengimbau warga agar selalu memperhatikan arahan BPBD saat terjadi bencana.
“Cari lokasi aman sesuai petunjuk BPBD,” katanya.
Berdasarkan pendataan BPBD Kabupaten Bandung, sejumlah rumah di Desa Soreang mengalami kerusakan akibat angin kencang pada Jumat (19/9) siang.
Di antaranya rumah milik Sutia, Muhidin, Asep Sarip, Ojon, Dinar, dan Popon di Kampung Sukamanah RT 04/RW 10, yang rusak pada bagian atap.
Di Kampung Pajagalan RW 04, empat rumah dan satu gudang terdampak, sementara di Kampung Bandawa RT 05/RW 15, rumah milik Rohana Badru rusak parah hingga bagian dinding roboh. Kerusakan juga dialami rumah milik Ade di Kampung Sukarame RW 11.
Baca Juga:Kantor Pemkab Bogor Porak Poranda Diterjang Angin Kencang, Bupati Imbau Warga Tetap WaspadaBMKG Analisa Cuaca Ekstrem, Kabupaten Bandung Masih Dihantui Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang
Sementara di Desa Keramat Mulya, Kecamatan Soreang, sebanyak 13 rumah mengalami rusak ringan, dan satu rumah kehilangan atap akibat tertiup angin.
BPBD bersama pemerintah kecamatan dan desa telah melakukan assessment ke lokasi kejadian. Selain itu, petugas juga mengimbau warga agar lebih berhati-hati.
