Bundaran Jati Sudah Difungsikan untuk Atasi Kemacetan, Warga Keluhkan Tak Ada APILL

Atasi Kemacetan, Bundaran Jati Sudah Difungsikan tapi Warga Keluhkan Tak Ada APILL
Situasi Lancarnya Lalu Lintas di Bunderan Jati, Kota Cimahi (mong)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Bundaran Jati yang baru saja selesai dibangun kini sudah difungsikan dan langsung memberikan dampak signifikan terhadap arus lalu lintas di kawasan Jalan Rd. Demang Hardjakusumah, Jalan Daeng Ardiwinata, dan Jalan Jati. Titik yang sebelumnya dikenal sebagai simpul kemacetan itu kini mulai terurai, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.

Proyek Bundaran Jati sendiri dikerjakan oleh CV Satya Anugrah Mandiri dengan nilai kontrak Rp2,24 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Cimahi Tahun 2025. Setelah rampung, kawasan tersebut sudah bisa dilalui kendaraan dan mendapat respons positif dari masyarakat.

Djunaedi (42), warga Kelurahan Utama yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online, mengaku merasakan langsung perubahan setelah bundaran difungsikan.

Baca Juga:Banjir dan Longsor Landa Kota Cimahi, Puluhan Rumah Warga TerdampakKenang Tragedi 2005, Pemkot Cimahi akan Tanam Ribuan Bambu di Eks TPA Leuwigajah

“Alhamdulillah, sekarang enggak terlalu macet banget. Biasanya di jam-jam sibuk seperti pagi hari itu sudah mulai macet, sekarang jauh lebih lancar,” ujarnya saat ditemui, Jumat (19/9/2025).

Djunaedi menambahkan, keberadaan bundaran membuat waktu tempuh lebih efektif, terutama ketika mengantarkan penumpang maupun pesanan makanan.

“Setiap hari saya sering mangkal di dekat pemkot, jadi sering dapat order ke daerah sini. Setelah ada bundaran, waktu perjalanan jadi lebih hemat dan lebih efektif,” ungkapnya.

Meski begitu, ia menilai masih ada masalah yang perlu dibenahi. Menurutnya, sebagian pengendara masih kerap saling berebut jalan meskipun sudah ada pembatas di kawasan tersebut.

“Kadang bingung kalau pengendara lain saling salip buat belok. Seharusnya dipasang lampu merah atau alat peraga lalu lintas biar lebih jelas, supaya pengendara enggak saling berebut,” katanya menambahkan.

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Cimahi, M. Nur Effendi, menegaskan bahwa kehadiran bundaran baru memang memberikan perubahan besar dalam kelancaran arus lalu lintas.

“Kawasan pertigaan itu sebelumnya menjadi simpul kemacetan di Cimahi, khususnya saat jam sibuk. Namun dengan adanya bundaran, kemacetan bisa terurai,” terangnya.

Baca Juga:Dukung Penuh! Wali Kota Cimahi Nilai Pinjaman Rp200 T Bisa Ubah Wajah Ekonomi LokalAncaman Perlambatan Perbaikan Rutilahu di Cimahi, Bantuan Pusat dan Provinsi Belum Jelas

Ia menambahkan, pihaknya akan melengkapi kawasan bundaran dengan rambu-rambu lalu lintas dan penunjuk arah sesuai kebutuhan. Namun, rencana pemasangan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) diputuskan tidak jadi dilaksanakan.

0 Komentar