JABAR EKSPRES – Sejumlah rumah warga di Kota Cimahi terendam banjir hingga tertimpa longsoran yang dipicu hujan deras sejak Rabu (17/9) sore.
Bahkan, banjir terjadi di Kelurahan Karangmekar dengan ketinggian air mencapai semata kaki yang memasuki sejumlah rumah warga. Tercatat, di RW 01 terdapat lima rumah terdampak, sementara di RW 02 terdapat dua rumah.
Kusnadi (48), salah seorang warga setempat, menjelaskan bahwa banjir terjadi saat hujan deras mengguyur Cimahi pada Rabu sore. Menurutnya, penyebab utama banjir adalah sedimentasi di saluran air yang sudah meninggi sehingga tidak mampu menampung debit air.
Baca Juga:Soal Program Pembangunan 3 Juta Rumah, PKP Pastikan Tidak Ada Penggusuran?KUR Perumahan Diklaim Serap Jutaan Tenaga Kerja, Benarkah?
“Sedimen di selokan sudah meninggi jadi air meluap,” ujarnya kepada Jabar Ekspres, Kamis (18/9/2025).
Ia menambahkan, banjir memang tidak selalu terjadi, tetapi saat curah hujan tinggi, luapan air menjadi tak terhindarkan.
“Sering sih tidak, tapi kalau curah hujan tinggi pasti banjir,” katanya.
Meski demikian, Kusnadi memastikan kondisi saat ini sudah terkendali. Warga saling bergotong royong menguras air dan membersihkan genangan agar tidak meluas.
“Kondisi saat ini sudah aman, soalnya kemarin warga saling bantu jadi banjir bisa terkendali,” imbuhnya.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Cimahi, Fithriandy Kurniawan, dalam laporan resminya menjelaskan banjir di Cimahi Tengah terjadi akibat luapan drainase yang tidak mampu menahan debit air.
Peristiwa tersebut berlangsung pada Rabu (17/9/2025) pukul 17.00 WIB di Jl. Padasuka Indah, RT 07 RW 13, Kelurahan Padasuka. Total area terdampak banjir mencapai 1.200 m persegi dengan kategori kerusakan ringan. Sebanyak 14 kepala keluarga dengan 38 jiwa tercatat sebagai korban terdampak.
Baca Juga:Menkeu Sebut Himbara Kelimpungan Terima Rp200 Triliun, Rosan: Kapasitas Setiap Bank Berbeda! Menjalani Komplikasi dari Atas Kursi Roda, Nyimas Dewi Arimbi Tetap Wujudkan Mimpi Anaknya Bermain di DBL
“Banjir terjadi karena intensitas hujan tinggi yang menyebabkan drainase tidak mampu menampung debit air. Akibatnya, air masuk ke permukiman warga,” jelasnya dalam laporan.
Tidak hanya banjir, pada waktu yang sama, longsor juga terjadi di Jl. Kebon Manggu, RT 04 RW 20, Kelurahan Padasuka, Cimahi Tengah. Longsoran tanah menimpa tiga rumah milik warga atas nama Sutisna (68), Ega (29), dan Wawan (42).
Material tanah yang tergerus akibat hujan deras menimbulkan kerusakan ringan dengan luas area terdampak sekitar 6 m persegi dari total area 27 m². Estimasi kerugian bangunan ditaksir mencapai Rp15 juta.
