Banjir Terjang Citeureup Cimahi, Wakil Wali Kota Pastikan Distribusi Bantuan untuk Warga

Wakil Wali Kota Cimahi, Adithia Yudhistira saat Meninjau Salah Satu Rumah Warga yang Rusak Imbas Banjir di Cim
Wakil Wali Kota Cimahi, Adithia Yudhistira saat Meninjau Salah Satu Rumah Warga yang Rusak Imbas Banjir di Cimahi (mong)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat terus berjalan di Kota Cimahi. Lurah Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara, Dian Rizki Pratama, mengungkapkan bahwa program bantuan perbaikan rumah warga masih berlangsung sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

Dari total 70 unit rumah yang diajukan, sebanyak 30 unit telah disetujui untuk direalisasikan. Namun, setelah melalui verifikasi administrasi, satu unit dinyatakan batal sehingga yang akan dilaksanakan berjumlah 29 unit rumah.

“Alhamdulillah, dari 70 rumah yang kami ajukan, ada 30 unit yang sudah terverifikasi untuk dilaksanakan. Namun setelah melalui pengecekan administrasi, satu rumah dinyatakan batal, sehingga pelaksanaan akan dilakukan untuk 29 unit rumah,” jelas Dian saat ditemui di kantornya, Jum’at (19/9/2025).

Baca Juga:Kapolresta Bandung Resmi Jadi Dewan Penasehat dan Bapak Angkat Komunitas Ojol Samawana JabarDebut Sensasional! Fakhri Rookie SMAN 1 Baleendah, Borong 22 Poin di DBL Bandung 2025

Ia menambahkan, sebanyak 41 unit rumah yang belum terealisasi akan kembali diupayakan pada pengajuan tahun mendatang. Hal ini, menurutnya, penting untuk menjaga ketertiban administrasi sekaligus menghindari potensi kesalahpahaman di tingkat RW.

Program bantuan perbaikan rumah ini diharapkan dapat mempercepat peningkatan kualitas lingkungan hunian, sekaligus mewujudkan kawasan yang lebih sehat dan layak bagi masyarakat Citeureup.

Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, meninjau langsung kawasan terdampak banjir di Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara.

Dalam kunjungannya, Adhitia memastikan kondisi warga yang terdampak dengan berdialog langsung, meninjau rumah yang terendam, serta memantau distribusi bantuan darurat.

“Perangkat daerah sudah ditugaskan untuk bergerak cepat mendata kerugian sekaligus menyalurkan kebutuhan pokok warga terdampak,” ujar Adhitia.

Ia menegaskan, penanganan banjir di Cimahi tidak cukup dilakukan secara darurat. Pemerintah juga menyiapkan langkah jangka panjang, seperti perbaikan saluran air dan penguatan mitigasi bencana.

Selain itu, Adhitia mengingatkan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Baca Juga:Afwaja Center Gelar Ujian Kualifikasi Bahasa Arab untuk Calon Pelajar Al-Azhar KairoPGN Masuk Daftar Top 50 BigCap PLCs, Bukti Konsistensi Tata Kelola Berintegritas

“Jangan buang sampah sembarangan. Ini bagian dari ikhtiar bersama agar risiko banjir dapat diminimalisasi,” tegasnya. (mong)

0 Komentar