JABAR EKSPRES –Apple kembali menjadi sorotan setelah merilis sistem operasi terbaru mereka, iOS 26, pada 15 September 2025. Meski hadir dengan sejumlah pembaruan tampilan dan fitur baru, kehadirannya justru menuai keluhan dari sebagian pengguna iPhone. Masalah yang paling ramai dibicarakan adalah konsumsi baterai yang dianggap terlalu boros.
Sejak perilisan resmi, banyak pengguna melaporkan pengalaman kurang menyenangkan terkait daya tahan baterai setelah memperbarui ke iOS 26.
- Seorang pengguna di platform X (dulu Twitter) menyebut bahwa baterainya anjlok dari 100% menjadi 79% hanya dalam waktu kurang dari satu jam.
- Ada juga yang mengeluhkan penurunan Battery Health hingga 80% setelah melakukan update.
- Bahkan, beberapa pengguna melaporkan daya tahan baterai turun hingga 50% meski penggunaan lebih ringan dibanding sebelumnya.
Kondisi ini membuat sebagian besar pengguna khawatir, mengingat masalah baterai iPhone memang sudah sering menjadi perbincangan sejak lama.
Baca Juga:Link Lapor Diri dan Grup WA PPG Guru Tertentu 2025 Tahap 3Klaim Kode Redeem FC Mobile Terbaru September 2025, Berisi Son Heung-min, Iniesta, hingga Oliver Kahn!
Menanggapi derasnya keluhan tersebut, Apple langsung mengeluarkan pernyataan resmi. Dalam klarifikasinya, perusahaan menjelaskan bahwa penurunan performa baterai setelah update besar merupakan hal yang normal.
Apple menyebutkan, setelah pembaruan sistem operasi, perangkat memang membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri. Proses di latar belakang seperti:
- mengindeks data dan file untuk keperluan pencarian,
- mengunduh aset baru,
- hingga memperbarui aplikasi,
semuanya dapat membuat iPhone bekerja lebih keras dan otomatis menguras baterai lebih cepat.
Selain itu, Apple juga menekankan bahwa fitur-fitur baru pada iOS 26 kemungkinan membutuhkan sumber daya tambahan. Akibatnya, sebagian pengguna bisa merasakan adanya penurunan sementara pada daya tahan baterai maupun kinerja termal perangkat.
Bagi pengguna yang mengalami masalah ini, Apple meminta untuk tidak panik. Menurut mereka, kondisi tersebut biasanya hanya berlangsung sementara. Setelah proses optimalisasi selesai, penggunaan baterai akan kembali stabil seperti biasa.
Namun, jika setelah beberapa minggu kondisi baterai masih terasa sangat boros, pengguna disarankan untuk:
- memeriksa aplikasi mana yang paling banyak menguras baterai melalui pengaturan,
- memastikan perangkat menggunakan iOS versi terbaru (karena biasanya Apple akan merilis perbaikan tambahan),
- serta melakukan kalibrasi ulang baterai jika diperlukan.
Jadi, meskipun iOS 26 sempat bikin heboh karena dianggap boros baterai, Apple memastikan hal itu wajar terjadi setelah update besar. Pengguna hanya perlu sedikit bersabar hingga proses adaptasi sistem selesai.
