Bukan Salah Bantal! 5 Penyebab Sakit Leher Saat Bangun Tidur

Bukan Salah Bantal! 5 Penyebab Sakit Leher Saat Bangun Tidur
Ilustrasi (SUMBER FOTO: karlyukav)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Apakah kamu sering mengalami sakit leher saat bangun tidur? Jangan panik dulu, ada beberapa kondisi yang menyebabkan hal tersebut mulai dari posisi tidur ataupun hal lain.

Bangun tidur seharusnya menjadi momen yang menyegarkan. Namun, seringkali malah sakit atau kaku di leher ketika membuka mata di pagi hari.

Kondisi ini tentu mengganggu aktivitas sehari-hari, bahkan bisa memengaruhi produktivitas. Sakit leher setelah tidur umumnya disebabkan oleh faktor sederhana, seperti posisi tidur yang kurang tepat, hingga kondisi medis tertentu yang memerlukan perhatian lebih serius.

Baca Juga:Janice Tjen Tembus Semifinal Ganda WTA Sao Paulo, Tantang Unggulan TeratasPresiden Nepal Imbau Kerja Sama di Tengah Krisis Demonstrasi Berdarah

Artikel ini akan membahas mengenai penyebab sakit leher saat bangun tidur, serta cara mencegah dan mengatasinya agar tidur menjadi lebih nyenyak dan tubuh terasa segar keesokan harinya.

1. Posisi Tidur yang Salah

Salah satu penyebab paling umum sakit leher di pagi hari adalah posisi tidur yang tidak tepat. Misalnya, tidur tengkurap dengan kepala diputar ke satu sisi dalam waktu lama.

Posisi ini memberi tekanan berlebih pada otot leher dan tulang belakang, sehingga menimbulkan rasa kaku ketika bangun.

Selain itu, tidur dengan posisi miring tanpa dukungan bantal yang sesuai juga dapat menyebabkan otot leher bekerja lebih keras untuk menopang kepala. Hal ini membuat otot menjadi tegang dan terasa nyeri.

Posisi tidur yang ideal adalah telentang atau miring dengan dukungan bantal yang baik agar tulang belakang tetap lurus dan otot leher tidak terbebani.

2. Bantal yang Tidak Sesuai

Bantal yang terlalu tinggi atau rendah dapat mengubah posisi alami tulang belakang. Begitu juga dengan bantal yang terlalu keras atau terlalu lembut, sehingga tidak mampu menopang kepala dan leher dengan baik.

Idealnya, bantal yang baik adalah bantal yang mampu menjaga leher tetap sejajar dengan tulang belakang. Jika kamu tidur telentang, pilih bantal dengan ketebalan sedang.

Baca Juga:Lagi Viral Edit Foto Polaroid di Gemini AI? Apakah AmanPrabowo Targetkan 500 Sekolah Rakyat untuk Perluas Akses Pendidikan Anak dari Keluarga Miskin

Sementara untuk tidur miring, gunakan bantal yang lebih tebal agar jarak antara bahu dan kepala bisa terisi dengan baik. Saat ini juga banyak tersedia bantal ortopedi atau memory foam yang dirancang khusus untuk mendukung lekuk alami leher.

0 Komentar