Selain itu, Adi menekankan perlunya pengembangan kurikulum baru oleh akademisi, asosiasi wartawan, dan lembaga pelatihan agar jurnalis menguasai literasi AI. Dengan begitu, jurnalis tidak lagi merasa terancam digantikan oleh teknologi.
Rekomendasi lainnya adalah melibatkan warga dalam produksi informasi. Pemerintah daerah bersama komunitas dapat memfasilitasi citizen journalism atau kanal netizen sebagai sarana partisipasi publik, sehingga warga merasa memiliki media dan ekosistem informasi di daerahnya.
Manajer Online Tribun Jabar, Kisdiantoro, menambahkan bahwa media masih perlu dilibatkan dalam berbagai fungsi sosialisasi untuk mengurangi beragam persoalan sosial. Ia mencontohkan kondisi Jawa Barat yang dinilai belum ramah anak karena tingginya angka kekerasan.
“Maka edukasi tak cukup di ruang kelas, ” katanya.
Baca Juga:Tak Cukup Satu, Lamine Yamal Bermimpi Koleksi Banyak Ballon d’OrThom Haye Siap Tempur, Persib Targetkan Kemenangan di Laga Kontra Persebaya
Namun, Kisdiantoro juga mengingatkan agar media tidak melupakan perbaikan internal, mengingat masih banyak aduan masyarakat yang masuk ke Dewan Pers.
