Naskah Khutbah Jumat Tentang Menjaga Kehormatan dari ZINA

ILUSTRASI melakukan dosa zina yang dilarang. (freepik)
ILUSTRASI melakukan dosa zina yang dilarang. (freepik)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dosa Zina merupakan salah satu dosa besar yang sangat dilarang dalam Islam. Zina memiliki dampak buruk yang sangat besar bagi pelakunya bahkan bagi masyarakat yang mengetahui namum membiarkannya.

Beberapa dampak dari zina diantaranya merusak kehormatan dan nama baik yang melakukannya. Menyebabkan kefakiran dan jatuh dari kesuksesan. Pezina juga akan mendapatkan azab keras di akhirat. Maraknya aksi perzinaan juga menjadi salah satu tanda datangnya Hari Kiamat.

Sementara yang terjadi saat ini, praktek perzinaan, perselingkuhan dan prostitusi sudah marak dimasyarakat, hal ini sangat mengkhawatirkan, karenanya, harus lebih banyak lagi upaya edukasi dan peningkatan iman untuk menjadi benteng terhindar dari perbuatan dosa tersebut.

Baca Juga:VIRAL, Tutorial Edit Foto Miniatur motor Ternyata Gampang Banget25 Contoh Ucapan Maulid Nabi Muhammad SAW, Kirim Sebagai Doa yang Penuh Harapan

Berangkat dari kekhawatiran tersebut, nashkah khutbah Jumat kali ini sangat erat hubungannya dengan dosa zina yang sedang kita bahas.

Dilansir dari laman Khitbahjumat.com, berikut naskah selengkapnya :

Khotbah Pertama

Segala puji bagi Allah, Yang telah Mencukupi kita dengan yang halal sehingga tidak membutuhkan yang haram dan dengan karunia-Nya sehingga tidak membutuhkan dengan selain-Nya. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak diibadahi kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, kita tidak beribadah kecuali hanya kepada-Nya, dan aku juga bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya. Semoga selawat Allah dan salam penghormatan-Nya yang banyak tercurah kepada beliau, keluarga beliau, para sahabat beliau, dan siapa saja yang loyal kepada beliau.

أما بعد أيها الناس، اتقوا الله تعالى، واعلموا أن حفظ الأعراض من الضرورات الخمس التي رتب الله على انتهاكها عقوبات صارمه، فالأعراض هي أغلى ما يملكه الإنسان

أصون عرضي بمالي لا أدنسهُ

لا بارك الله بعد العرضُ بمالي

أحتال للمالي إن أودا فأجمعهُ

لست للعرضي إن أودا بمحتالي

Adapun berikutnya, wahai sekalian manusia, bertakwalah kepada Allah Subẖānahu wa Taʿālā! Ketahuilah bahwa menjaga kehormatan termasuk dari aḏ-Ḏarūrāt al-Khams (lima perkara asasi) yang Allah Tetapkan hukuman yang keras bagi orang yang merusaknya. Kehormatan merupakan hal yang paling berharga yang dimiliki seseorang.

“Aku lindungi kehormatanku dengan hartaku, aku takkan menodainya,

Tiada berkah dari Allah dalam hartaku tanpa kehormatan.

Aku bisa mencari harta jika aku berniat mengumpulkannya,

Tapi takkan bisa aku mendapatkan lagi kehormatan setelah kehilangan.”

فالأعراض أعز ما يملكه الإنسان ولهذا أمر اللهُ بحفظ الفروج، ونهى عن انتهاكها بغير ما أحل الله فقال سبحانه وتعالى (وَلا تَقْرَبُوا الزِّنَى إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلاً) فقوله: (وَلا تَقْرَبُوا الزِّنَى) إي أتركوه، وأترك الأسباب التي تجر إليهِ وتوقع فيه، ثم أخبر عن آثاره السيئة على الفرد والمجتمع فقال: (إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً) والفاحشة: ما تناهى قبحه، فالزنا قبيح متناهي القبح ،

Kehormatan adalah hal paling mulia yang dimiliki seseorang. Oleh karena itu, Allah Subẖānahu wa Taʿālā Memerintahkan untuk menjaga kemaluan dan Melarang untuk menggunakannya pada tempat yang tidak Allah Halalkan.

0 Komentar