Bandung jadi Episentrum Nak Muay, BFA II Siap Kejar BYON di Level Jabar

Bandung jadi Episentrum Nak Muay, BFA II Siap Kejar BYON di Level Jabar
Remaja 17 tahun asal Kota Bandung, Damar Putra Nugraha (kanan) dari Camp Thai Boxing Bandung berhasil membuktikan potensinya di Boys Fight Area Series II. (BFA II for Jabar Ekspres)
0 Komentar

Khilmi menegaskan, dalam dunia olahraga keberadaan BFA bukanlah untuk menyaingi atau menjadi rival Byon Combat.

Diketahui, Byon Combat adalah acara olahraga tarung atau combat sports di Indonesia yang terkenal karena menggabungkan unsur olahraga tinju dan hiburan, seringkali mempertemukan selebriti dan atlet profesional.

“Ada beberapa komentar bahwa BFA adalah Byon Bandung. Tapi saya tegaskan BFA dan Byon bukanlah rival. Kami berjalan di jalur masing-masing, namun menuju tujuan yang sama. Mengangkat muaythai dan combat sport Jawa Barat ke level lebih tinggi,” tegasnya.

Baca Juga:60 Atlet Muaythai Ikuti TC Seleksi PONMuay Thai Cirebon Loloskan Lima Atlet

Khilmi menambahkan, BFA tak datang untuk bersaing, melainkan bertujuan untuk ikut menenun ekosistem combat sport khususnya di Jawa Barat.

“Karena pada akhirnya, Boys Fight Area bukan hanya tentang siapa yang menang di atas ring. Tapi tentang siapa yang berani bermimpi, lalu naik ke atas ring untuk memperjuangkannya,” tukasnya.

Sementara itu, terkait mendorong ekosistem combat sport, Mantan Pelatih Muaythai PON Jabar 2020, Fathan Alghifari memberi catatan penting.

“Mayoritas fighter amatir di BFA II sudah punya skill dan teknik yang baik. Yang mereka butuhkan hanya wadah,” paparnya.

“Wadah seperti BFA untuk menambah jam terbang. Karena banyak event saat ini jarang sekali menggunakan rules Muaythai,” pungkas Fathan. (Bas)

0 Komentar