Menguak Alasan Motor Honda STNK Only Masih Laku Keras di Indonesia

Alasan Motor Honda STNK Only Masih Laku Keras di Indonesia
Alasan Motor Honda STNK Only Masih Laku Keras di Indonesia
0 Komentar

Jadi, mengapa banyak motor Honda yang beredar sebagai STNK only? Jawaban utamanya adalah karena kebijakan leasing Honda sendiri yang terlalu mudah meloloskan pengajuan kredit. Selain itu, faktor ekonomi juga turut memengaruhi. Kita semua tahu, ketika seseorang tidak lagi sanggup membayar cicilan motor, pilihannya hanya satu: motor akan ditarik leasing tanpa ada kompensasi atau pengembalian dana.

Sayangnya, banyak orang merasa dirugikan dengan kondisi ini. Akibatnya, demi mengembalikan uang muka atau cicilan yang sempat dibayarkan, mereka memilih menjual motor tersebut dengan status STNK only. Ironisnya, orang yang awalnya mengajukan kredit, kemudian gagal membayar, justru merasa menjadi pihak yang paling dirugikan.

Fenomena ini menunjukkan adanya lingkaran masalah antara produsen, leasing, dan konsumen. Bagaimana menurut Anda, apakah motor STNK only ini lebih banyak disebabkan oleh kelalaian sistem, atau justru oleh mentalitas konsumennya sendiri?

SC: Fuse Box

0 Komentar