Penting untuk diingat bahwa hedging tidak selalu sepenuhnya dapat menutup kerugian jika pergerakan harga tidak sesuai harapan, tetapi berfungsi untuk membatasi kerugian.
Secara umum, teknik ini lebih berfokus pada pengurangan kerugian daripada meningkatkan potensi keuntungan.
Jenis-Jenis Hedging dalam Trading Crypto Futures
Strategi hedging di pasar futures dapat dilakukan dengan berbagai pendekatan, tergantung pada seberapa besar risiko yang ingin diminimalkan dan bagaimana trader mengelola asetnya.
Berikut adalah beberapa jenis hedging yang sering diterapkan:
Baca Juga:Ade Rai Ajak Masyarakat Konsumsi Ayam Panggang Roscik dengan Pola Hidup SehatLakukan Ekspansi Pasar, Suunto Buka Outlet Pertamanya di Kota Bandung
Partial Hedge
Partial hedge adalah cara untuk melindungi sebagian dari nilai aset crypto yang kita miliki, bukan semuanya.
Cara ini biasanya dilakukan dengan membuka posisi short di pasar futures dengan nilai yang lebih kecil daripada total aset yang ada di pasar spot.
Strategi ini pas bagi kamu yang ingin mengurangi risiko penurunan harga sekaligus tetap memiliki peluang untuk mendapatkan keuntungan jika harga naik.
Misalnya: Jika memiliki 1 ETH pada pasar spot, untuk mengurangi risiko penurunan harga, bisa membuka posisi short 0.5 ETH di pasar futures.
Ketika harga ETH turun, kerugian yang terjadi di pasar spot bisa sebagian tertutupi oleh keuntungan dari posisi short.
Namun, jika harga naik, kamu masih dapat menikmati keuntungan dari 0.5 ETH yang tidak ada perlindungan.
Full Hedge
Full hedge berarti membuka posisi yang berlawanan di pasar futures dengan ukuran yang sama seperti aset yang dimiliki di pasar spot.
Baca Juga:Universitas Bhakti Kencana Gelar KKN Ajarkan Warga untuk Pola Hidup Sehat Antisipasi HipertensiOutlet Ayam Panggang Roscik Buka Gerai kelima di Kota Bandung
Tujuannya adalah untuk mengamankan nilai portofolio secara lengkap agar tetap stabil, tidak peduli bagaimana pergerakan pasar.
Strategi ini sering dipilih saat trader ingin berada dalam posisi netral, seperti menjelang acara besar yang sulit diperkirakan.
Contohnya: Jika kamu memiliki 0.5 BTC di dompet spot, untuk menjaga nilai aset dari perubahan pasar, kamu membuka posisi short 0.5 BTC di pasar futures.
Dengan cara ini, perubahan harga Bitcoin tidak akan memberikan dampak besar terhadap total nilai portofolio.
Cross Hedging
Cross hedge memberi kesempatan untuk membuka posisi hedging menggunakan aset yang berbeda dari yang ada di portofolio utama.
