Selain itu, pegawai paruh waktu yang menunjukkan kinerja baik memiliki peluang untuk diangkat menjadi PPPK penuh waktu.
Mekanisme ini memungkinkan mereka naik status sekaligus memperoleh penyesuaian gaji dan hak tunjangan yang lebih lengkap.
Hadirnya skema PPPK paruh waktu sejatinya menjadi jawaban agar tidak terjadi pemutusan hubungan kerja massal bagi tenaga honorer.
Baca Juga:Samsung Galaxy S25 FE Resmi Diumumkan, Ini Jadwal Peluncuran dan Bocoran SpesifikasinyaPersib Bandung Resmi Gaet Thom Haye dan Federico Barba
Dengan status ini, mereka tetap terlindungi secara hukum sebagai ASN meski jam kerja terbatas.
Sementara itu, PPPK penuh waktu tetap menjadi jalur utama bagi pegawai ASN kontrak dengan gaji lebih tinggi dan fasilitas tunjangan yang lebih banyak.
Sistem ini sekaligus membuka ruang bagi tenaga paruh waktu untuk berkembang karena ada mekanisme jelas untuk peningkatan status.
Dari penjelasan di atas, bisa disimpulkan bahwa PPPK paruh waktu lebih fleksibel dengan gaji minimal mengikuti UMP, sedangkan PPPK penuh waktu menawarkan gaji terstruktur berdasarkan golongan plus tunjangan yang lebih beragam.
