JABAR EKSPRES – Perusahaan teknologi global realme kembali menjadi sorotan publik setelah memperkenalkan inovasi terbarunya dalam ajang tahunan 828 Fan Festival yang digelar pada akhir Agustus 2025. Dalam perayaan ulang tahunnya yang ke-7, realme tidak hanya sekadar menunjukkan eksistensinya di industri smartphone, tetapi juga membuktikan konsistensi mereka dalam menghadirkan gebrakan yang mampu memecahkan rekor.
Salah satu inovasi yang berhasil mencuri perhatian adalah kehadiran smartphone dengan baterai Ultra-High-Density berkapasitas 15.000 mAh, yang diklaim sebagai baterai terbesar yang pernah ada di industri ponsel pintar.
Berdasarkan keterangan resmi yang dirilis realme pada Rabu (27/8), teknologi Ultra-High-Density 15.000 mAh ini menjadi pencapaian yang sangat signifikan.
Baca Juga:DAM Raih Prestasi di KLHN 2025, Wujud Konsistensi Layanan Terbaik HondaHarga Emas Antam Naik Lagi, Kini Tembus Rp1,944 Juta per Gram
realme berhasil memanfaatkan teknologi full silicon anode secara maksimal, sehingga meningkatkan performa baterai hingga 100 persen dibandingkan baterai konvensional.
Tidak hanya itu, kepadatan energi yang dihasilkan mencapai 1.200 Wh/L, angka tertinggi yang pernah dicapai dalam industri smartphone.
Pencapaian ini membuat realme mampu menghadirkan perangkat dengan daya tahan super panjang. Bayangkan saja, sebuah smartphone kini bisa digunakan hingga empat hari penuh untuk pemakaian normal tanpa perlu sering diisi ulang.
Bahkan, bagi pengguna dengan aktivitas lebih intens, perangkat ini mampu merekam video terus-menerus selama 18 jam, serta memutar video hingga 53 jam non-stop. Artinya, smartphone ini benar-benar menghadirkan kebebasan bagi pengguna yang sering bepergian atau tidak ingin repot membawa power bank ke mana-mana.
Chill Fan Phone: Inovasi untuk Gamer
Tidak berhenti di situ, realme juga memperkenalkan inovasi lain yang tak kalah menarik, yaitu realme Chill Fan Phone.
Perangkat ini diciptakan untuk menjawab salah satu masalah klasik yang sering dialami para pengguna smartphone, khususnya gamer, yakni panas berlebih (overheating).
Untuk mengatasi masalah tersebut, realme mengintegrasikan kipas internal miniatur dengan pendingin termoelektrik (TEC).
Baca Juga:10 HP Samsung yang Turun Harga di Akhir Agustus 2025, Mulai dari Flagship hingga Entry Level5 Aplikasi Penghasil Uang Terbaik: Bisa Dicairkan ke DANA, OVO, dan GoPay
Teknologi TEC ini biasanya hanya digunakan pada pendingin eksternal, namun realme berhasil mengecilkan ukurannya sehingga bisa dipasang langsung ke dalam tubuh smartphone. Hasilnya, perangkat seakan memiliki “AC mini” di dalamnya.
Sistem pendinginan ini terbukti efektif, mampu menurunkan suhu inti perangkat hingga 6 derajat Celcius selama penggunaan berat. Dengan kondisi tersebut, performa ponsel tetap stabil tanpa mengalami throttling, bahkan ketika digunakan untuk memainkan lebih dari 20 gim mobile populer berskala besar.
