Komponen PJU Kerap Dicuri, Dishub KBB Ajak Warga Ikut Mengawasi

Komponen PJU Kerap Dicuri, Dishub KBB Ajak Warga Ikut Mengawasi
Ilustrasi: Tiang PJU di sepanjang ruas jalan Bunijaya-Cilangari, Kecamatan Gununghalu sudah terpasang. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Komponen Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah titik di Kabupaten Bandung Barat (KBB) kerap menjadi sasaran pencurian.

Kondisi ini membuat fasilitas penerangan jalan rusak dan tidak berfungsi, sehingga membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) KBB, Fauzan Azima, mengakui pihaknya beberapa kali menerima laporan terkait hilangnya komponen PJU, khususnya kabel. Salah satu kasus terbaru terjadi di ruas Jalan Nyalindung, Kecamatan Cipatat.

Baca Juga:Penghubung 3 Daerah di Desa Sariwangi Rusak dan Tanpa PJU, Warga Desak Pemerintah Segera Lakukan PerbaikanPuluhan Miliar untuk PJU-PJL, Warga Bandung Masih Teriak Gelap! 

“Ada memang laporan hilangnya kabel PJU di ruas jalan Nyalindung usai PJU di sana dilaporkan tidak berfungsi,” ungkap Fauzan, Minggu (24/8/2025).

Menurutnya, pencurian ini tidak hanya menimbulkan kerugian material, tetapi juga berdampak langsung terhadap masyarakat.

Apalagi, lanjut dia, jalan tanpa penerangan akan lebih rawan kecelakaan sekaligus membuka peluang terjadinya tindak kriminal.

“PJU itu vital untuk keamanan dan keselamatan. Kalau dicuri komponennya, yang rugi bukan hanya pemerintah tapi masyarakat luas,” tegasnya.

Untuk menekan kejadian serupa, Fauzan mengajak masyarakat ikut berperan dalam menjaga dan mengawasi keberadaan PJU. Jika melihat ada aktivitas mencurigakan, warga diminta segera menegur atau melaporkan kepada Dishub.

“Kalau bukan petugas resmi yang datang ke lokasi, bisa ditegur atau disampaikan konfirmasi ke Dishub. Laporannya juga bisa melalui aplikasi Lapor Datang Caang (LADANG),” jelasnya.

Selain itu, Fauzan juga mendorong aparat kewilayahan seperti RT, RW, desa, hingga kecamatan untuk turut serta dalam pengawasan. Dengan sinergi bersama, pencurian komponen PJU diharapkan bisa diminimalisir.

Baca Juga:Proyek PJU-PJL Telan Dana Milian Rupiah, Program Pemkot 'Bandung Caang' Hanya Wacana!Program “Bandung Caang Utama” Targetkan 21 Ribu PJU Baru, Nilai Investasi Capai Rp426,8 Miliar

Fauzan menegaskan, pihaknya menyiapkan berbagai kanal komunikasi, baik media sosial resmi Dishub maupun aplikasi LADANG, sebagai sarana pengaduan dan laporan masyarakat.

“Jika ada kecurigaan itu bukan petugas dari pemerintah, bisa langsung dilaporkan. Semua kanal media sosial Dishub siap menampung keluhan masyarakat,” katanya.

Ia pun mengingatkan pentingnya menjaga keberadaan PJU sebagai fasilitas publik bersama.

“Fungsi PJU jangan sampai hilang gara-gara ada yang merusak atau mengambil yang bukan haknya. Mari kita jaga bersama untuk keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan,” tandasnya. (Wit)

0 Komentar