Jelang Nobar Final Persib di Banjar, Polisi Siapkan Rekayasa Lalin dan Larangan Knalpot Bising

Jelang Nobar Final Persib di Banjar, Polisi Siapkan Rekayasa Lalin dan Larangan Knalpot Bising
Kasat Lantas Polres Banjar AKP Priyo Sumbodo saat diwawancara awak media, Jumat (22/5/2026). (Cecep Herdi/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kepolisian Resor (Polres) Banjar memastikan kesiapan penuh dalam mengamankan kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan final Persib Bandung melawan Persikab Jepara. Nobar dijadwalkan berlangsung besok (Sabtu 23 Mei 2026) sekira pukul 16.00 WIB di Taman Kota Banjar.

Aparat kepolisian telah menyusun rencana pengamanan dan rekayasa lalu lintas untuk mencegah kemacetan serta gangguan keamanan.

Kasat Lantas Polres Banjar, AKP Priyo Sumbodo, mengatakan bahwa pihaknya ingin memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang hadir.

Baca Juga:Polres Tasikmalaya Siaga Penuh Amankan Euforia Persib vs Persijap, Rute Konvoi DipetakanPersib vs Persijap: 90 Menit Menuju Takhta, Saat Takdir Maung Bandung Ditentukan di Rumah Sendiri

“Kami telah menyiapkan mekanisme pengamanan di lokasi nobar. Selain itu, kami juga menyiapkan rekayasa lalu lintas di beberapa ruas jalan utama,” ujar AKP Priyo Sumbodo, Jumat (22/5/2026).

Menurutnya, rekayasa lalu lintas ini penting untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan. Terlebih, setelah nobar, direncanakan ada konvoi pendukung Persib Bandung. Polisi akan mengatur arus kendaraan secara situasional.

Titik-titik seperti simpang tiga depan pasar, perempatan Alun-alun Banjar, dan jalur menuju Taman Kota akan dijaga ketat. Masyarakat diminta mencari informasi jalur alternatif melalui pos polisi terdekat.

Polres Banjar juga mengingatkan soal disiplin berlalu lintas. Ia secara tegas menghimbau seluruh pendukung dan warga untuk mematuhi peraturan keselamatan di jalan.

Larangan penggunaan knalpot bising menjadi perhatian utama karena suara bising dinilai mengganggu kenyamanan publik.

“Kami tidak akan menoleransi penggunaan knalpot tidak sesuai standar,” tegas Priyo. Aksi-aksi di jalan raya yang berpotensi merugikan atau membahayakan orang lain juga dilarang keras.

Terkait konvoi yang akan dilakukan pendukung Persib pasca-nobar, polisi memberikan ruang dan fasilitasi. Namun, konvoi harus berjalan tertib. Priyo berharap kegiatan ini menjadi contoh baik. Jika sukses, konvoi tersebut bisa menjadi rujukan atau yurisprudensi bagi kegiatan serupa di Kota Banjar ke depannya.

Baca Juga:Jelang Laga Persib Bandung Kontra Persijap Jepara, Polda Jabar Antisipasi Penyusup dan Perusuh Efek Euforia Persib, Hotel di Bandung Mulai Diserbu Jelang Potensi Pesta Juara

“Kami menekankan bahwa seluruh peserta konvoi wajib mengikuti instruksi dan arahan petugas di lapangan. Kepatuhan menjadi kunci agar konvoi tidak mengganggu arus lalu lintas umum. Penggunaan jalan protokol secara berlebihan di luar jalur yang ditentukan juga dilarang,” katanya.

Ia juga menyampaikan doa dan harapannya agar Persib Bandung memenangkan laga final. Namun terlepas dari hasil akhir pertandingan, ia mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas wilayah.

0 Komentar