JABAR EKSPRES – Sejarah baru tercipta di bumi pasundan! Julukan “The Ice Bears” tampaknya sangat cocok untuk tim basket Universitas Kristen Maranatha.
Dengan mental sedingin es dan performa seganas beruang, tim putra dan putri Maranatha sukses mengawinkan gelar juara di ajang bergengsi Campus League 2026 – Basketball Regional Bandung Season 1.
Kemenangan ganda yang diraih pada Jumat (22/5) di Gedung Gymnasium, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) ini tidak hanya menasbihkan mereka sebagai raja dan ratu basket Bandung, tetapi juga menjadi tiket emas menuju The Nationals!
Baca Juga:Laba Melesat 87,2%, PT Pegadaian Untung Rp4,38 Triliun Berkat Aplikasi Tring! dan Layanan Bank EmasMelaju ke Final Basketball Regional Bandung Season 1, Tim Putra dan Putri Maranatha Amankan Tiket Nasional
Srikandi Maranatha Hancurkan Unpar Lewat ‘High-Tempo Blitz’
Pertandingan final sektor putri benar-benar menjadi panggung pembantaian taktik. Menghadapi Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), tim putri Maranatha langsung mengamuk sejak quarter awal dengan strategi explosive offense.
Tanpa memberi napas bagi lawan untuk beradaptasi, Maranatha menerapkan high-tempo blitz—sebuah badai serangan kilat yang mematikan.
Kolaborasi maut antara Anggita Yuliani dan Berlian Yesi di bawah ring, ditambah agresivitas brutal dari Antoinette Louise dalam mengolah bola, membuat pertahanan Unpar kocar-kacir. Skor akhir 78-62 menjadi bukti sahih dominasi mutlak srikandi Maranatha.
“Kunci kemenangan selain kekompakan, tentunya dengan persiapan cukup intens mulai latihan ketahanan fisik, kecepatan hingga latihan running game,” ungkap Anggita Yuliani, kapten tim putri Maranatha dengan nomor punggung 16.
Hebatnya lagi, gelar juara ini diraih di tengah keterbatasan skuad yang tidak full team. Namun, mental juara berbicara. Skuad putri Maranatha langsung tancap gas menggelar Training Center (TC) pada Kamis (28/5) demi ambisi merajai babak The Nationals.
Laga El Clásico Kampus: Tim Putra Maranatha Tundukkan Sang Rival Abadi
Jika sektor putri adalah tentang dominasi, maka sektor putra adalah tentang darah, keringat, dan taktik tingkat tinggi. Partai puncak antara Maranatha versus Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB) menyajikan rivalitas klasik terbesar dalam sejarah basket kampus di Jawa Barat.
Sejak tip-off, atmosfer pertandingan langsung memanas. Maranatha langsung memimpin di babak awal berkat disiplin pertahanan yang sekokoh tembok karang dan kolektivitas permainan yang rapi.
