Stabilkan Harga, Disperindag Jabar Gelar Pasar Murah di Enam Titik

Stabilkan Harga, Disperindag Gelar Pasar Murah di Enam Titik
Ilustrasi Pasar Murah (son)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Barat (Jabar) menggelar Pasar Murah jelang Iduladha. Itu bagian upaya menstabilkan harga pangan di jelang momen hari besar itu.

Pasar murah itu digelar di enam titik di Jawa Barat, dimulai Rabu (20/5) dan berakhir pada Jumat (22/5) ini.

Ke enam titik itu ada di Karawang, Sukabumi, Bogor, Kabupaten Bandung, Kota Cirebon dan Kabupaten Tasikmalaya. Misalnya di Tasikmalaya, kegiatan dipusatkan di Satpel PI Kerajinan Tasikmalaya.

Baca Juga:Polres Tasikmalaya Siaga Penuh Amankan Euforia Persib vs Persijap, Rute Konvoi DipetakanESDM: BBM Etanol 5 Persen Wajib Mulai Juli 2026! 

Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga. Termasuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

“Harapan kami, bisa membantu warga terutama ibu-ibu yang setiap hari bergulat dengan kebutuhan pokok,” cetus Kepala Disperindag Jabar, Nining Yuliastiani, Jumat (22/5).

Nining melanjutkan, Pasar Murah ini menghadirkan berbagai macam komoditas yang diperlukan masyarakat. Mulai dari beras hingga berbagai sayuran.

Nining mengakui bahwa saat ini beberapa harga barang tengah naik. Kenaikan harga sejumlah komoditas dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari meningkatnya permintaan menjelang Iduladha hingga dampak kondisi global terhadap bahan pangan impor.

“Sekarang itu nilai rupiah turun, itu berdampak pada beberapa komoditas bahan pokok, seperti tepung, gula, dan daging sapi. Karena kan beberapa bahan impor, jadi terpengaruh situasi global,” cetusnya.

Nining lalu mengajak pemerintah daerah untuk terus melakukan pemantauan dan pengawasan harga bahan pokok agar gejolak harga dapat diantisipasi lebih cepat.

“Harapanya, pemerintah daerah terus melakukan monitoring terhadap harga bahan pokok. Pengawasan juga ditingkatkan. Jadi nanti apabila terjadi pergerakan harga yang tidak diharapkan, langkah-langkah penanganannya bisa segera dilakukan bersama,” katanya. (son)

0 Komentar