“Semua langkah ini diarahkan untuk menjadikan literasi sebagai bagian dari keseharian anak-anak Cimahi, baik di rumah maupun di sekolah,” tandasnya.
Kehadiran Bunda Literasi Kota Cimahi, Midjiati Ningsih, dalam Jambore CRH menegaskan, program ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan gerakan sosial yang menuntut kolaborasi lintas sektor.
Menurutnya, peran keluarga sangat vital untuk mendampingi anak-anak agar tetap gemar membaca di tengah terpaan gadget.
Baca Juga:Mahasiswa KKN IPB University Ubah Sampah Plastik Jadi Pojok BacaWarga Belum Gemar Membaca, DPRD Cimahi Tantang Semua Pihak Tingkatkan Literasi
“Program ini sebelumnya juga mendapat pengakuan eksternal, salah satunya Juara 1 Inovasi Cimahi Motekar Award 2023 untuk kategori perangkat daerah. Capaian ini membuktikan bahwa CRH tidak hanya konsisten, tetapi juga inovatif dan berkelanjutan,” ungkap Midjiati.
Ia menambahkan, literasi adalah investasi jangka panjang untuk membangun generasi unggul. Anak-anak yang terbiasa membaca akan memiliki kepekaan, kecerdasan, dan daya kritis yang lebih tinggi, sehingga mampu menghadapi tantangan global di masa depan.
“Literasi dipandang sebagai instrumen vital untuk membangun generasi yang lebih cerdas, kritis, dan berkarakter, sekaligus memiliki daya saing di masa depan,” tutup Midjiati. (Mong)
