Naskah Khutbah Jumat Tentang Memaknai Hakikat Kemerdekaan

Naskah khutbah Jumat tentang kemerdekaan
Naskah khutbah Jumat tentang kemerdekaan
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Menjelang tanggal 17 Agustus 2025, nuansa kemerdekaan sudah makin terasa, semarak kemerdekaan Republik Indonesia (RI) banyak diisi dengan berbagai kegiatan di masyrakat.

Namun banyak yang hanya larut dalam keseruannya saja, tanpa mengetahui makna dari hakikat kemerdekaan yang sesungguhnya.

Untuk mengetahuinya, kita bisa menyimak naskah khutbah Jumat dengan tema khusus memaknai Hakikat kemerdekaan dari laman Dakwah.id dibawah ini.

KHUTBAH PERTAMA

إنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ، نَحْمَدُهُ، وَنَسْتَعِينُهُ، وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا، وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ.

أَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه، وَصَفِيُّه وَخَلِيْلُهُ، بَلَّغَ الرِسَالَة، وَأَدَّى الأَمَانَة، وَنَصَحَ الأُمَّة، وَجَاهَدَ فِي اللهِ حَقَّ جِهَادِه حَتَّى أَتَاهُ اليَقِيْن، وَتَرَكَ أُمَّتَهُ عَلَى المحَجَّةِ البَيْضَاء، لَيْلُهَا كَنَهَارِهَا لَا يَزِيْغُ عَنْهَا إلَّا هَالِك، اللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ. ثم أما بعد،

فَإنِّي أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ الْقَائِلِ فِي كِتَابِهِ الْقُرْآنِ.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُون

Baca Juga:Kolaborasi Bio Farma dan Garuda Indonesia: Perkuat Ketahanan Kesehatan NasionalDimulai Hari Ini! EIGER Buka Kompetisi Panjat Tebing EISCC 2025 

Ma’asyiral Muslimin, sidang jamaah shalat Jumat yang dimuliakan Allah

Saya wasiatkan kepada diri saya sendiri dan kepada semua yang hadir di tempat ini untuk senantiasa bertakwa kepada Allah subhanahu wata’ala. Hanya mereka, hamba bertakwa, yang sukses dalam kehidupan dunia dan dalam kehidupan akhirat.

Allah subhanahu wata’ala berfirman, sebagaimana termaktub dalam surat Ali Imran ayat 102:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ

“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan Muslim.”

Allah memanggil orang-orang yang beriman sejatinya agar mereka memperbaiki keimanan mereka. Betul, kebanyakan kita lahir dalam keadaan beragama Islam dan lahir dalam beragama Islam itu adalah sebuah nikmat yang besar dari Allah ‘subhanahu wata’ala. Namun mempertahankan Islam sampai mati itu butuh perjuangan, Allah subhanahu wata’ala:

وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ

“…dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan Muslim.”

Ma’asyiral Muslimin, sidang jamaah shalat Jumat yang dimuliakan Allah

Baca Juga:Berapa Lama Bansos KAJ Cair Setelah Dapat Kartu ATM? Simak Jadwal  dan Cara Pencairan di SiniAplikasi Ristecar Wajibkan Member Bayar Rp500.000, Apakah Penarikan Bisa Normal Lagi? 

Hari-hari ini, kita mulai melihat di jalanan ramai dengan bendera merah putih. Bahkan setiap rumah sudah mulai memasang bendera tersebut dengan model-model yang beragam. Yang dalam pandangannya itu salah satu cara untuk mengisi hari kemerdekaan Indonesia.

78 tahun yang lalu bangsa ini merdeka. Kita semua tahu, sejarah kemerdekaan Indonesia diwarnai dengan tetesan darah dan pekikan takbir.

Alhamdulillah, kita bersyukur kepada Allah subhanahu wata’ala atas kemerdekaan yang Allah berikan kepada kita. Bangsa kita sampai detik ini aman dan sentosa dari huru-hara, konflik, pertikaian, dan peperangan, sehingga kita dapat mengabdikan dan menyembah Allah tanpa gangguan dan ancaman.

0 Komentar