Penghubung 3 Daerah di Desa Sariwangi Rusak dan Tanpa PJU, Warga Desak Pemerintah Segera Lakukan Perbaikan

Penghubung 3 Daerah di Desa Sariwangi Rusak dan Tanpa PJU, Warga Desak Pemerintah Segera Lakukan Perbaikan
Kondisi jalan penghubung tiga daerah di Jalan Terusan Gegerkalong Hilir, RW 07 dan RW 08, Desa Lembur Tengah, Desa Sariwangi, Kecamatan Parongpong, rusak dan gelap tanpa PJU. (Mong/Jabar Ekspres)
0 Komentar

“Jalan rusak, bolong, tergenang air, licin, solokan sempit juga tersumbat, parah deh pokoknya. Seolah kawasan (Lembur Tengah) ini tidak diperhatikan sama sekali, padahal jalur krusial untuk memutar jalan dari Tanjakan Endog,” kata Santoso menegaskan.

Ia menyampaikan harapannya agar pemerintah daerah segera bertindak untuk memasang PJU dan melakukan perbaikan infrastruktur jalan secara menyeluruh guna menjamin keselamatan pengguna jalan, sekaligus mencegah potensi tindak kriminalitas seperti pembegalan yang rawan terjadi di kawasan sepi dan gelap.

“Pengennya sih pemerintah bertindak cepat memperhatikan dan memperbaiki kawasan di sini. Kami juga warga mengeluhkan terus karena lampu penerangan enggak ada. Ada juga dari beberapa rumah warga, terus jalan yang rusak enggak dibenerin terus,” pungkasnya.

Baca Juga:Dishub Bandung Barat Siapkan Aplikasi Ladang untuk Aduan Kerusakan JalanPuluhan Miliar untuk PJU-PJL, Warga Bandung Masih Teriak Gelap! 

Berdasarkan hasil pantauan langsung Jabar Ekspres, kondisi kawasan Jalan Terusan Gegerkalong Hilir, khususnya di RW 07 dan RW 08, memang terpantau minim penerangan.

Sumber cahaya hanya berasal dari beberapa rumah warga, dengan intensitas yang rendah.

Sementara itu, kondisi jalan terlihat rusak dengan lubang cukup besar, genangan air dalam, dan drainase yang sempit serta tidak mampu menampung debit air hujan secara optimal.

Permasalahan ini mencerminkan ketimpangan pembangunan infrastruktur di kawasan perbatasan administrasi daerah, yang seyogianya menjadi perhatian serius lintas pemerintahan daerah untuk menjamin keselamatan, kenyamanan, dan hak atas ruang publik yang layak bagi masyarakat. (Mong)

Reporter: Firman Satria

0 Komentar