Namun dalam prakteknya, banyak kegiatan justru dikendalikan oleh pemerintah pusat. Ini menunjukkan lebih kuatnya dekonsentrasi dari pada desentralisasi.
Rahman berpendapat, Pemilihan langsung itu terlalu high cost. Masyrakat diajak terlibat langsung. Ini kan membutuhkan biaya yang tidak murah. Salah satunya anggaran untuk petugas dan penyediaan logistik.
Sementara pemilihan lewat DPRD pun terdapat kelemahan yaitu lebih rentan praktek money politics. “Jadi memang masih butuh kajian mendalam untuk menyimpulkan mana yang lebih baik,” tutupnya.(son)
Reporter: Hendrik Muchlison
