Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Cimahi, M. Nur Effendi, menuturkan bahwa simpang Bundaran Jati merupakan salah satu titik kemacetan paling krusial di Cimahi, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.
Pertumbuhan kendaraan yang terus meningkat tidak diiringi dengan kapasitas jalan yang memadai.
“Puncaknya itu biasanya kalau pagi dari pukul 06.00-09.00 WIB, kalau sore pukul 16.00-19.00 WIB. Tapi sekarang siang juga terkadang macet. Penyebabnya karena pertumbuhan kendaraan tidak sebanding dengan volume jalan,” katanya.
Effendi menilai pelebaran jalan dan pembangunan bundaran sudah sangat tepat.
Baca Juga:Pemkot Cimahi Lakukan Uji Coba Meski Proyek Bundaran Jati Masih Tersisa 40 PersenGaduh Pemblokiran Rekening Pasif, Perbankan Pastikan Dana Nasabah Aman?
Selain meningkatkan kelancaran lalu lintas, Dishub juga akan menambah fasilitas pengatur lalu lintas berupa Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) di empat titik simpang yang akan dipasang dengan delapan titik sinyal.
“Kalau prediksi kami itu jelas akan sangat mengurangi kemacetan. Karena yang tadinya jalan dan radius tikungnya sempit, nantinya akan sangat lebar,” tuturnya. (Mong)
Reporter: Firman Satria
