Begini Cara Mudah Menghitung Cicilan KUR Mandiri 2025 Berdasarkan Plafon dan Tenor!

Begini Cara Mudah Menghitung Cicilan KUR Mandiri 2025
Begini Cara Mudah Menghitung Cicilan KUR Mandiri 2025
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mandiri menjadi pilihan populer bagi pelaku UMKM yang membutuhkan modal dengan bunga rendah.

Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah: bagaimana cara menghitung cicilan KUR Mandiri sesuai dengan plafon dan tenor? Jawabannya sebenarnya cukup sederhana jika mengikuti rumus dasar yang umum digunakan oleh pihak bank, yaitu menggunakan sistem bunga efektif 6% per tahun atau setara 0,5% per bulan.

Namun, dalam praktiknya, hasil akhir cicilan biasanya dihitung menggunakan pendekatan bunga efektif yang lebih akurat daripada metode flat sederhana.

Baca Juga:Ini Cara Download dan Install Game Upin Ipin Terbaru 2025 di Berbagai Perangkat!Bedah Skema Aplikasi Penghasil Saldo DANA: Mana yang Legal, Mana yang Harus Dihindari? Cek Disini!

Rumus Umum Menghitung Cicilan KUR MandiriSebelum masuk ke simulasi, penting untuk memahami rumus dasarnya. Bank Mandiri secara umum menggunakan suku bunga sebesar 6% per tahun yang dihitung secara efektif.

Artinya, beban bunga dihitung berdasarkan sisa pokok pinjaman yang belum dibayar. Namun untuk gambaran awal, kamu bisa menggunakan pendekatan flat sebagai ilustrasi awal perhitungan.

Rumusnya sebagai berikut:

Cicilan per bulan = (Pokok pinjaman + Total bunga) / Jumlah bulan tenor

Sedangkan untuk menghitung total bunga, digunakan rumus:

Total bunga = Pokok pinjaman x 6% x (Tenor dalam bulan / 12)

Dengan menggunakan rumus ini, kamu bisa memperkirakan besarnya cicilan bulanan secara kasar sebelum melakukan simulasi resmi melalui website Bank Mandiri atau mendatangi kantor cabang.

Contoh Simulasi Perhitungan Cicilan KUR Mandiri

Misalnya, kamu mengajukan pinjaman KUR Mandiri sebesar Rp 100 juta dengan tenor 12 bulan. Maka perhitungannya sebagai berikut:

Total bunga = Rp 100.000.000 x 6% x (12/12) = Rp 6.000.000

Total jumlah yang harus dibayar adalah:

Rp 100.000.000 + Rp 6.000.000 = Rp 106.000.000

Cicilan per bulan jika menggunakan metode flat:

Rp 106.000.000 / 12 bulan = Rp 8.833.333 per bulan

Namun, pada kenyataannya, jika menggunakan metode bunga efektif seperti yang dilakukan Bank Mandiri, cicilan per bulan untuk pinjaman Rp 100 juta dengan tenor 12 bulan berkisar di angka Rp 8.6 juta.

Perbedaan ini terjadi karena sistem bunga efektif tidak membagi bunga secara rata, melainkan dihitung berdasarkan sisa pinjaman tiap bulan.

Baca Juga:7 HP dengan Baterai Tahan Lama Terbaik 2025: Teman Setia Seharian Penuh5 Motor Trail Terbaik untuk Pemula: Tangguh di Jalan Off-Road dan On-Road

Untuk tenor yang lebih panjang, cicilan tentu akan semakin ringan. Jika tenor menjadi 24 bulan, maka cicilan per bulan turun menjadi sekitar Rp 4.4 juta.

0 Komentar