JABAR EKSPRES – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia menyatakan keyakinannya bahwa Thailand dan Kamboja akan mampu meredakan ketegangan pasca-bentrokan di kawasan perbatasan melalui jalur damai.
“Kami yakin sebagai negara yang bertetangga, kedua negara akan kembali ke cara-cara damai untuk menyelesaikan perbedaan mereka, sejalan dengan prinsip-prinsip yang tercermin dalam Piagam ASEAN dan Traktat Persahabatan dan Kerja Sama,” demikian pernyataan Kemlu lewat akun resmi di platform X, dikutip di Jakarta pada hari Jumat.
Kemlu juga menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia terus mencermati perkembangan situasi di wilayah perbatasan antara Thailand dan Kamboja, serta secara aktif memantau kondisi Warga Negara Indonesia (WNI) yang kemungkinan terdampak akibat situasi tersebut.
Baca Juga:Vanenburg Optimistis Timnas U-23 Tangguh Meski Ditinggal Arkhan Fikri8 Hp Baterai 6.000 mAh Terbaik 2025, Kapasitas Jumbo Cocok Untuk Dibawa Kemana-mana
“Pemerintah Republik Indonesia juga terus memantau keselamatan dan keberadaan warga negara Indonesia yang tinggal di daerah terdampak,” lanjut pernyataan tersebut.
Sebelumnya, pada Kamis (24/7), Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bangkok telah mengeluarkan imbauan kepada WNI yang berada di Thailand agar memperhatikan perkembangan situasi keamanan menyusul meningkatnya ketegangan di perbatasan kedua negara.
Dalam imbauannya, KBRI meminta WNI untuk tetap waspada, menjaga ketenangan, tidak panik, serta menghindari perjalanan ke wilayah perbatasan antara Thailand dan Kamboja.
WNI yang sudah tinggal di Thailand lebih dari enam bulan juga disarankan untuk melakukan registrasi melalui portal Peduli WNI di laman www.peduliwni.kemlu.go.id.
“Lapor Diri memudahkan kami untuk berkomunikasi dalam keadaan darurat. Laporkan keberadaanmu sekarang juga!,” ujar KBRI Bangkok.
Selain itu, jika ada WNI yang membutuhkan bantuan mendesak atau memiliki informasi mengenai WNI lain yang terdampak eskalasi, mereka diimbau menghubungi hotline Konsuler KBRI Bangkok di nomor +66 92-903-1103.
Bentrokan antara militer Thailand dan Kamboja terjadi pada Kamis di daerah perbatasan yang disengketakan. Peristiwa ini diawali dengan baku tembak antara pasukan darat dari kedua negara.
Baca Juga:5 Motor Bebek Murah dan Irit 2025: Cocok untuk HarianTom Aspinall Siap Singkirkan Ciryl Gane dari Persaingan Gelar di UFC 321
Insiden tersebut mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka di kedua belah pihak, termasuk warga sipil yang menjadi korban.
Sebagai respons atas meningkatnya ketegangan, otoritas di empat provinsi Thailand yang berbatasan langsung dengan Kamboja telah mengambil langkah evakuasi terhadap warga, sebagaimana dilaporkan oleh surat kabar The Nation.
