Dua Varian Baterai, Standar dan Blade Battery
Untuk pasar tertentu, BYD Atto 1 tersedia dalam dua varian baterai:
Varian standar dengan baterai biasa berkapasitas 30 kWh dan jarak tempuh sekitar 300 km.
Varian dengan Blade Battery (seri e360) yang menawarkan performa dan efisiensi lebih baik.
Baca Juga:Review Infinix Zero 50 5G, Smartphone Terbaik Infinix 2025, Performa Flagship Harga MenengahAdmediaJob hingga AMV, Pola Penipuan Aplikasi Penghasil Uang yang Berulang
Pada versi Blade Battery, terdapat penanda berupa huruf Mandarin di bagian bawah pintu samping yang menunjukkan identitas teknologi baterai tersebut.
Desain Velg dan Bagian Belakang BYD Atto 1
Mari kita lanjut membahas bagian roda. Mobil ini menggunakan velg berukuran 16 inci dengan profil ban 185/55. Desain velgnya sendiri sebenarnya tidak terlalu menonjol, cukup standar dan sederhana. Jika diperhatikan lebih detail, posisi fitting ban terlihat agak “menggantung” atau terlalu masuk ke dalam. Mungkin akan lebih proporsional jika menggunakan ban dengan ukuran sedikit lebih besar atau lebar.
Detail Aksen Plastik Unik tapi Tidak Sempurna
Salah satu hal yang cukup menarik adalah aksen plastik berwarna hitam (cladding) di bagian samping bawah. Jika pada umumnya aksen ini hanya berupa satu garis lurus, pada BYD Atto 1 desainnya dibuat lebih dinamis, dengan potongan berbentuk seperti lekukan atau “cowakan”. Terlihat cukup keren dan memberikan kesan agresif.
Namun, di satu titik tertentu, desain tersebut terlihat seperti bentuk cangkir terbalik, yang bagi sebagian orang bisa terlihat unik, namun juga bisa terkesan aneh tergantung sudut pandangnya.
Desain Bagian Belakang yang Cenderung Kontroversial
Beralih ke bagian belakang, di sinilah menurut saya desainnya mulai menimbulkan kontroversi. Dari samping, bagian pilar C tampak sangat tebal, karena garis pinggul bodi dinaikkan. Efeknya, mobil terlihat seperti “bebek”, tinggi namun kurang proporsional, meskipun tujuan utamanya tampaknya adalah untuk menyamarkan proporsi city car agar terlihat lebih lega.
Karena seluruh garis bodi ditarik naik, kaca belakang jadi terlihat lebih pendek. Namun untungnya, desain lampu belakang menggunakan LED full yang memanjang dari sisi kanan ke kiri, menyatu secara visual dan memberikan kesan futuristis. Ditambah lagi, terdapat spoiler yang terintegrasi pada bagian atas belakang, serta aksen seperti diffuser di bagian bawah.
