Hujan Lebat dan Longsor di Korea Selatan Tewaskan 10 Orang dan 9 Masih Hilang

Hujan Lebat dan Longsor di Korea Selatan Tewaskan 10 Orang dan 9 Masih Hilang
Ilustrasi (SUMBER FOTO: Freepik dibuat oleh AI)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Bencana hujan deras yang disertai tanah longsor yang melanda Korea Selatan selama empat hari terakhir telah menyebabkan sedikitnya 10 orang meninggal dunia dan 9 orang lainnya dinyatakan hilang, demikian laporan pemerintah pada Minggu.

Menurut data terbaru dari Kementerian Dalam Negeri serta Badan Pemadam Kebakaran Nasional per pukul 5 pagi waktu setempat (03.00 WIB), sebagian besar korban jiwa berasal dari wilayah Sancheong di bagian selatan negara itu, dengan enam orang tewas dan tujuh lainnya masih belum ditemukan.

Selain di Sancheong, korban jiwa juga tercatat di beberapa wilayah lain seperti Osan di Provinsi Gyeonggi, serta Seosan dan Dangjin di Provinsi Chungcheong Selatan. Sementara itu, dua orang dari total yang hilang dilaporkan berasal dari kota Gwangju di bagian barat daya Korea.

Baca Juga:Usyk Kukuhkan Diri sebagai Raja Kelas Berat Usai KO Dubois di WembleyBentrokan Druze-Badui di Suwayda Mereda, Israel Luncurkan Serangan ke Suriah

Upaya pencarian dan penyelamatan masih terus dilakukan, khususnya di Sancheong. Pihak pemadam kebakaran menyatakan jumlah korban masih dapat berubah, mengingat proses evakuasi masih berlangsung. Sejauh ini, sebanyak 58 orang telah berhasil diselamatkan di kawasan tersebut.

Hujan deras mulai mengguyur Korea Selatan sejak Rabu, dengan curah hujan ekstrem yang mencapai 793,5 milimeter di Sancheong. Daerah tetangga seperti Hapcheon mengalami curah hujan hingga 699 mm, sementara Hadong mencatat 621,5 mm.

Badan berwenang mencatat lebih dari 1.900 kasus kerusakan, termasuk jalanan yang terendam, tanah longsor, serta kerusakan pada infrastruktur umum.

Selain itu, lebih dari 2.200 laporan kerusakan properti pribadi juga diterima, termasuk kerusakan pada bangunan dan lahan pertanian.

Akibat bencana ini, lebih dari 12.900 warga harus dievakuasi dari rumah mereka di 14 kota besar dan provinsi di seluruh Korea Selatan.

Peringatan hujan lebat masih diberlakukan, terutama untuk wilayah ibu kota Seoul dan Provinsi Gangwon, yang diperkirakan akan terus diguyur hujan hingga Minggu pagi.

SUMBER: ANTARA

0 Komentar