JABAR EKSPRES – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus menggenjot berbagai upaya untuk mewujudkan KBB sebagai wilayah tertib Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).
Penataan lalu lintas serta penertiban fasilitas umum tersebut menjadi prioritas utama yang terus dikebut Dishub Bandung Barat sepanjang tahun 2025.
Kepala Dishub KBB, Fauzan Azima, mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen menciptakan wilayah yang tidak hanya tertib secara administratif, tapi juga teratur dan disiplin di lapangan.
Baca Juga:Korupsi Rp3 Miliar, Dua PNS KBB Dicopot SementaraPesta Rakyat Berujung Maut, Total 30 Orang Menjadi Korban di Garut
“Penataan sudah menjadi prioritas Dinas Perhubungan. Semua harus tertata, tertib LLAJ itu betul-betul tidak hanya di atas kertas, tapi harus benar-benar tertata oleh semua pihak,” kata Fauzan, Sabtu (19/7/2025).
Salah satu langkah konkret yang tengah dilakukan Dishub KBB, dikatakan Fauzan yakni pemeriksaan kendaraan secara gratis, termasuk uji emisi untuk kendaraan pribadi roda dua maupun roda empat.
“Nanti akan ada program pemeriksaan kendaraan gratis, termasuk uji emisi di lokasi tertentu yang sudah ditetapkan. Semua kendaraan pribadi bisa ikut serta,” katanya.
Menurut Fauzan, kendaraan yang lolos pemeriksaan akan diberi tanda berupa barcode sebagai bukti layak jalan dan ramah lingkungan. Program ini sejalan dengan upaya pemerintah mendukung gerakan “Langit Biru” guna menekan polusi udara.
“Harapan kami, seluruh kendaraan yang melintasi Bandung Barat sudah melalui uji emisi. Ini bentuk dukungan terhadap lingkungan yang lebih bersih,” ujarnya.
Selain itu, Dishub juga fokus menata penggunaan fasilitas jalan agar sesuai dengan peruntukannya. Trotoar akan dikembalikan fungsinya sebagai ruang bagi pejalan kaki, dan badan jalan akan dibebaskan dari aktivitas pribadi seperti berdagang.
“Jalan untuk kendaraan, trotoar untuk pejalan kaki, dan berdagang ya di pasar atau tempat yang sudah ditetapkan. Semua harus sesuai kemanfaatannya,” tegasnya.
Baca Juga:Desa Wisata, Harta Karun Potensial Pendongkrak Ekonomi JabarAPI Jabar Geruduk Gedung Sate, Tolak Pergantian Nama RSUD Al Ihsan
Fauzan menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas, mulai dari tidak parkir sembarangan, mematuhi rambu lalu lintas, hingga penggunaan helm dan sabuk pengaman.
“Kalau dilarang parkir, ya jangan parkir di situ. Tertib menggunakan helm untuk sepeda motor, safety belt untuk mobil dan sebagainya,” jelasnya.
Untuk mengurai kesemrawutan di wilayah perkotaan, Dishub menargetkan penataan besar-besaran di dua kawasan padat, yakni Padalarang dan Lembang, pada tahun 2025 ini. Mulai dari pengaturan simpang jalan, pemasangan marka, hingga penambahan fasilitas lalu lintas lainnya.
