Waspada Beras Oplosan! Tim Gabungan Sidak Toko Modern di Banjar

Petugas dari Bidang Perdagangan Kota Banjar mengecek beras kemasaran di salah satu toko modern. Pengecekean dilakukan untuk memastikan beras bebas dari praktik oplosan. (Cecep Herdi/Cecep Herdi)
Petugas dari Bidang Perdagangan Kota Banjar mengecek beras kemasaran di salah satu toko modern. Pengecekean dilakukan untuk memastikan beras bebas dari praktik oplosan. (Cecep Herdi/Cecep Herdi)
0 Komentar

Kehadiran tim gabungan di pusat perbelanjaan modern sempat menarik perhatian pengunjung dan pengelola toko. Petugas dengan cermat memeriksa kemasan beras merek-merek yang dimaksud, mencocokkan berat bersih, serta mengamati secara visual kondisi fisik beras seperti warna, kebersihan, dan keseragaman bulir.

“Pemeriksaan visual ini menjadi langkah awal penting untuk mendeteksi kemungkinan pencampuran beras berkualitas rendah dengan beras premium,” ujar Isma.

Meskipun hasil sidak kali ini memberikan kabar baik bagi konsumen Kota Banjar, pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan kritis. Konsumen diminta memperhatikan dengan seksama kemasan beras yang dibeli, mencermati label (merek, produsen, nomor izin edar, berat bersih, tanggal kadaluwarsa), serta kondisi fisik beras sebelum memasaknya.

Baca Juga:Korupsi Lab Covid, Jeje Ritchie Pastikan Pemerintah Tak Beri Perlindungan HukumAsesmen Selesai! Rotasi Pejabat KBB Masih Tunggu Lampu Hijau Bupati

Jika menemukan indikasi ketidaksesuaian berat, mutu yang meragukan, atau dugaan praktik oplosan, masyarakat didorong untuk segera melaporkannya ke Dinas KUKMP, DKP3 setempat, atau kepolisian.

Tim Gabungan juga menyatakan bahwa pengawasan berkelanjutan akan terus dilakukan. Mereka tidak menutup kemungkinan untuk melakukan sidak susulan secara rutin maupun insidental, termasuk memperluas jangkauan ke pedagang eceran lainnya, demi memastikan hanya beras yang memenuhi standar mutu dan keamanan pangan yang beredar di Kota Banjar. (CEP)

0 Komentar