TPA Sarimukti Ditata Ulang, Pemprov Jabar Fokus pada Infrastruktur dan Relokasi Warga

TPA Sarimukti Ditata Ulang, Pemprov Jabar Fokus pada Infrastruktur dan Relokasi Warga
Zona 2 TPA Sarimukti, Kecamatan Cipatat, Bandung Barat saat dilanda bencana kebakaran pada tahun 2023 lalu. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai melakukan pembenahan menyeluruh di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti yang terletak di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Kegiatan ini ditandai dengan dimulainya proses pembersihan saluran air dan pembongkaran bangunan liar yang berdiri di sekitar area TPA, Senin (14/7/2025).

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari rencana besar Pemprov Jabar untuk meningkatkan kualitas pengelolaan sampah dan menata ulang kawasan yang selama ini dikenal kumuh dan tidak tertata.

Baca Juga:Pemkot Bandung Berbenah Angkot, Pengamat Kebijakan Publik Soroti IniBermodal Ilmu Otodidak dan Telegram Penjual Ketan Bakar di Padalarang Jadi Produsen Uang Palsu, Ratusan Lembar Siap Edar Disita Polisi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengatakan bahwa pemerintah provinsi tidak hanya akan memperbaiki infrastruktur dan sistem pengelolaan sampah, tetapi juga akan menata lingkungan sekitarnya agar lebih layak huni dan estetis.

“Selain TPA Sarimukti-nya segera dibenahi, minimum pengelolaan sampahnya, kami juga akan menata dan membersihkan seluruh bangunan-bangunan kumuh yang ada di sini,” ujar Dedi.

Menurut Dedi, saat ini banyak bangunan liar yang didirikan oleh para pemulung di bibir-bibir gunungan sampah dan sepanjang sempadan jalan menuju lokasi TPA. Keberadaan bangunan ini, selain mengganggu pemandangan, juga memperparah kondisi lingkungan dan berpotensi menimbulkan masalah sosial.

Sebagai bagian dari proses penataan kawasan, Pemprov Jabar memutuskan untuk merelokasi sementara para penghuni bangunan liar tersebut ke hunian kontrakan yang lebih layak di perkampungan terdekat. Pemerintah juga memberikan uang pengganti untuk membantu biaya sewa tempat tinggal mereka.

“Mereka direlokasi dan diberikan uang pengganti untuk ngontrak di kampung-kampung sebelah. Wilayahnya akan segera kita benahi,” jelasnya.

Tidak hanya di area TPA, kondisi jalan penghubung Cipendeuy–Rajamandala dan saluran-saluran drainase di sekitarnya juga menjadi perhatian serius.

Jalanan di sepanjang rute tersebut, lanjut Dedi, dipenuhi oleh sampah-sampah tidak terkelola, menciptakan pemandangan tidak sedap serta menimbulkan bau yang menyengat.

Baca Juga:Tak jadi Berlaku 1 Agustus, Tarif Impor AS 32 Persen Tunggu Hasil Negosiasi?Persiapan Hampir Final, 103 Percontohan Kopdes Merah Putih Siap Diresmikan!

“Kondisinya kumuh luar biasa. Hari ini sudah ada yang bekerja, dan sebentar lagi alat berat akan turun,” katanya.

Penataan kawasan TPA Sarimukti ini, lanjutnya, merupakan langkah awal dari perubahan besar yang akan dilakukan di sektor pengelolaan sampah di Jawa Barat.

Ia menegaskan, tidak semestinya tempat pembuangan akhir identik dengan kekumuhan dan kesan kumal. Dengan penataan yang rapi dan sistem pengelolaan yang baik, kawasan TPA bisa ditata menjadi lebih bersih dan layak.

0 Komentar