“Wilayah ini harus jadi wilayah yang tertata. TPA tidak harus identik dengan kekumuhan. Bisa semuanya kita tata dengan baik. Estetik,” katanya.
Ia menambahkan, rencana perbaikan infrastruktur di kawasan ini akan terus berlanjut dalam waktu dekat. Pihaknya menargetkan, setelah proses pembersihan dan relokasi selesai, kawasan TPA Sarimukti akan mengalami transformasi menyeluruh, baik dari sisi penanganan limbah, lingkungan, hingga tata ruang pemukiman sekitar.
“Langkah ini diharapkan menjadi contoh penataan TPA yang manusiawi, bersih, dan terkelola secara berkelanjutan di wilayah Jawa Barat, sekaligus mengubah stigma negatif terhadap kawasan pembuangan sampah,” tandasnya. (Wit)
