JABAR EKSPRES – Kami akan membahas mengenai aplikasi RisetCar, sebuah platform yang telah berkembang pesat di Indonesia. Aplikasi ini bahkan telah memiliki beberapa kantor cabang di berbagai wilayah di Indonesia. Awalnya, situs resmi mereka dapat diakses melalui risetcar.org.
Namun saat ini, situs web tersebut sudah tidak dapat diakses karena telah diblokir oleh Satgas Waspada Investasi pada tanggal 19 Juni 2025. Jika kita mencoba mengakses menu pendaftaran melalui situs m.risetcar.org, halaman tersebut juga sudah tidak tersedia.
Pemblokiran ini dilakukan karena RisetCar masuk dalam daftar entitas investasi ilegal. Artinya, RisetCar diduga merupakan bagian dari penipuan investasi bodong yang menggunakan modus penawaran investasi rental mobil.
Baca Juga:Galbay di AdaKami 2025 Apakah Aman? Rumor Bisa Dipenjara atau Masuk BI Checking12 Alasan Mengapa Orang Indonesia Timur Mendukung Israel di Tengah Penderitaan Rakyat Palestina
Ada kemungkinan pihak RisetCar kini menggunakan alamat situs web baru untuk melanjutkan operasinya. Hal ini karena aplikasinya sendiri masih aktif dan kegiatan bisnisnya belum sepenuhnya dihentikan atau ditandai sebagai penipuan (scam).
Selain itu, apabila kita perhatikan lebih jauh, RisetCar mengklaim menyediakan layanan mobil sewa berbasis teknologi robotik tanpa pengemudi. Namun, hingga saat ini, mobil-mobil otonom seperti itu belum tersedia di Indonesia, dan hanya ada di luar negeri.
Kami juga menemukan adanya tempelan logo pada kendaraan yang digunakan. Jika diperhatikan, di balik tempelan tersebut tampak bekas logo lain, yang menimbulkan kecurigaan. Apabila kendaraan tersebut memang resmi milik perusahaan, logo seharusnya dipasang secara permanen dan rapi, bukan hanya berupa tempelan yang mudah dilepas. Dari berbagai indikasi tersebut, sudah terlihat adanya kejanggalan yang patut diwaspadai oleh masyarakat.
Cara Pihak Aplikasi RisetCar Menipu Para Member
Aplikasi ini ternyata juga tersedia di Play Store, dan sangat disayangkan sudah diunduh oleh lebih dari 100.000 pengguna. Angka ini menunjukkan bahwa aplikasi tersebut telah menjangkau cukup banyak orang.
Modus yang digunakan adalah dengan menawarkan skema sewa-menyewa mobil, di mana pengguna dijanjikan akan memperoleh keuntungan atau penghasilan dari menyewakan kendaraan tersebut.
Jika kita lihat dari rating rata-rata, aplikasi ini memperoleh nilai 4,1 bintang. Nilai ini masih tergolong tinggi karena aplikasinya belum dikategorikan sebagai scam. Namun, perlu dicatat bahwa jumlah ulasan bintang satu sudah cukup banyak, yang menunjukkan adanya ketidakpuasan dari sebagian pengguna.
