Selain itu, masyarakat Bandung Barat mendorong pemerintah membangun sistem pengawasan yang lebih transparan dan melibatkan partisipasi publik.
“Kalau bisa ada aplikasi resmi dari pemerintah untuk cek keaslian produk beras atau minimal daftar merek terpercaya. Supaya kami sebagai konsumen tidak selalu jadi korban,” kata Fajar (30), warga Desa Pangauban, Kecamatan Batujajar. (Wit)
