Sementara itu, Ketua Perbasi Kota Cimahi, Tresna Nur Ramdhani, turut mengungkap tantangan yang dihadapi daerahnya dalam mengembangkan olahraga bola basket. Salah satunya adalah kekurangan pelatih yang memiliki lisensi dan pengalaman cukup.
“Jadi ini kan ada grade-gradenya, ada C dan B. Kita akan ke depannya juga berpikir untuk upgrade pelatih-pelatih yang ada di Cimahi,” ujarnya.
Tak hanya pelatih, Tresna juga menyoroti pentingnya pembibitan atlet sejak usia dini.
Menurutnya, regenerasi harus dimulai dari jenjang pendidikan dasar hingga menengah.
Baca Juga:Kerap Meresahkan Masyarakat, Polisi akan Tindak Tegas Kelompok Bermotor di BandungĀ Ketua Perbasi Cimahi Resmi Dilantik, Targetkan Tembus 10 Besar Basket Jabar
“PR besarnya, ya itu pembibitan atlet-atlet generasi yang sekarang ini. Untuk yang mungkin tahun depan seniornya sudah selesai, nah ini kita harus membina mulai dari SD, SMP, dan SMA,” tambahnya.
Saat ini, Cimahi tercatat memiliki tujuh klub basket aktif. Ke depan, Perbasi Cimahi berencana merangkul lebih banyak komunitas dan membuka peluang pembentukan klub-klub baru.
“Kalau strategi khusus, kami dengan teman-teman di semua bidang sedang memikirkan strateginya. Contoh kecil aja, dalam waktu dekat ini kita akan membuat event 3X3 untuk lokal saja Cimahi,” ungkapnya.
Event tersebut, menurut Tresna, menjadi bagian dari upaya menjaring potensi atlet dari berbagai wilayah di Cimahi.
“Ini kita menjaring atlet yang khusus 3X3. Terus kita akan pemetaan, karena Cimahi itu ada tiga wilayah, Cimahi Tengah, Utara, dan Selatan. Kita akan petakan potensi yang ada dari mulai tingkat SD, SMP, dan SMA,” jelasnya.
Mengenai sarana, Tresna menyebut bahwa saat ini fasilitas olahraga di Cimahi cukup memadai, namun masih minim dukungan dari pemerintah.
“Cimahi baru punya satu GOR, yaitu GOR Sangkuriang saja. Sisanya banyak milik TNI, nah itu sepertinya untuk lapangannya,” jelasnya.
Baca Juga:Viral! Getok Parkir Dekat Warung Bu Imas Kota Bandung, Polisi Berhasil Amankan Terduga PelakuĀ Menakar Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik di Kota Bandung, Pengamat Sorot Hal Ini!
Terkait target, Tresna mengaku tidak muluk-muluk. Meski masuk ke dalam defisitatur, Cimahi tetap menargetkan hasil yang maksimal.
“Dengan komposisi yang ada, target saya masih tetap di tujuh besar untuk masing-masing perprov tahun depan,” tandasnya. (mong)
